Bupati Simalungun Temui Menteri Pertanian, Dapat Dukungan Bibit untuk 22.000 Hektar Sawah Baru
JAKARTA Bupati Kabupaten Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pertanian di Jakarta, Kamis (
NASIONAL
Tragedi Ponpes Sidoarjo: Dua Jasad Santri Ditemukan di Area Wudu, Total 7 Korban Tewas
Kategori Berita
PeristiwaBaca Juga:
Isi Berita
SURABAYA – Tim SAR gabungan kembali menemukan dua korban jiwa dalam proses evakuasi ambruknya gedung Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (3/10) pagi.
Dengan temuan terbaru ini, jumlah korban santri yang meninggal dunia bertambah menjadi tujuh orang. Sebelumnya hingga Kamis (2/10) petang, dilaporkan masih ada puluhan santri terjebak di balik reruntuhan bangunan.
Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas RI, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), mengungkapkan bahwa kedua korban ditemukan di area tempat wudu.
"Pagi ini sekitar pukul 07.30 WIB kita berhasil mengevakuasi satu santri, kemudian satu lagi pada pukul 07.36 WIB. Keduanya dievakuasi dari tempat wudu," kata Bramantyo di Posko SAR Gabungan.
Ia menjelaskan, kedua korban merupakan santri laki-laki yang ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Proses evakuasi dilakukan secara manual tanpa bantuan alat berat karena lokasi masih memungkinkan untuk dijangkau tim penyelamat.
Sejak pagi, tim SAR juga berupaya mengangkat puing-puing bangunan dengan crane untuk membuka akses pencarian di titik-titik yang diduga masih terdapat korban. Bramantyo menyebut, evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak menimbulkan korban tambahan.
Kapolres Sidoarjo Kombes Christian Tobing menambahkan bahwa dua jasad santri yang ditemukan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk proses identifikasi. "Jenazah dikirim ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses postmortem," ujarnya.
Hingga kini tim DVI Polda Jawa Timur telah mengumpulkan data DNA keluarga korban untuk pencocokan antemortem dan postmortem, guna memastikan identitas para santri yang ditemukan.
Sebelumnya, bangunan tiga lantai asrama putra Ponpes Al Khoziny, termasuk musala, ambruk pada Senin (29/9) sore. Saat kejadian, ratusan santri sedang melaksanakan salat Asar berjemaah di gedung yang masih dalam tahap pembangunan tersebut.
Berdasarkan data terakhir, hingga Jumat pagi sudah 110 orang berhasil dievakuasi. Dari jumlah itu, tujuh orang dinyatakan meninggal dunia dan 103 lainnya mengalami luka-luka. Diperkirakan masih ada puluhan korban lain yang tertimbun reruntuhan.*
(cn/dv09)
JAKARTA Bupati Kabupaten Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pertanian di Jakarta, Kamis (
NASIONAL
SIMALUNGUN Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 di Kabupaten Simalungun resmi ditutup Rabu (11/3/2026). Upacara penutupan
NASIONAL
MEDAN Percepatan revitalisasi Stadion Teladan Medan menjadi sorotan publik, seiring peluang Provinsi Sumatera Utara menjadi tuan rumah P
OLAHRAGA
BANDA ACEH Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di lapangan Mapolda
NASIONAL
JAKARTA Indonesia masih mengandalkan impor minyak mentah dari beberapa negara untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Meski begitu, pe
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, terkait kasus dugaan korupsi kuot
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Direktur Teknik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Hosadi Apriza menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan kapa
HUKUM DAN KRIMINAL
PONTIANAK Tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) berhasil mena
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Peneliti forensik digital, Rismon Sianipar, menemui Presiden ke7 Joko Widodo di Solo, Kamis (12/3/2026), dalam rangka menyelesaika
NASIONAL
DUMAI Seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Kota Dumai, Riau, Tika Plorentina (26), ditemukan tewas bersimbah darah di kontrakannya, Kamis
HUKUM DAN KRIMINAL