Komisi XIII DPR Desak Setneg Segera Rampungkan Semua PP Turunan KUHP-KUHAP Terbaru
JAKARTA Komisi XIII DPR RI mendesak Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) untuk segera menuntaskan seluruh peraturan pemerintah (PP) t
POLITIK
SIDOARJO — Tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) gabungan kembali menemukan 11 jenazah korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Minggu dini hari (5/10).
Dengan penemuan ini, jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 36 orang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam siaran pers resminya menyampaikan bahwa proses evakuasi dilakukan sejak pukul 00.36 hingga 06.30 WIB oleh tim gabungan yang bekerja tanpa henti.Baca Juga:
"Angka tersebut sekaligus menambah jumlah korban yang meninggal menjadi 36 orang, dan satu bagian tubuh berupa kaki kanan yang ditemukan pada Sabtu," ujar Abdul.Bagian tubuh yang ditemukan belum secara resmi dihitung sebagai korban jiwa baru, karena masih menunggu proses identifikasi dari tim Disaster Victim Identification (DVI).
Berdasarkan data terkini yang dirilis BNPB, total korban terdampak peristiwa ambruknya gedung empat lantai tersebut mencapai 167 orang. Dari jumlah itu, 140 orang telah berhasil ditemukan, yang terdiri dari:
- 104 orang selamat
- 1 orang telah kembali ke rumah tanpa perawatan
- 8 orang masih menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan
- 95 orang melanjutkan masa pemulihan
- 36 orang meninggal dunia
-1 bagian tubuh manusia yang belum teridentifikasi
Masih terdapat 27 orang yang dinyatakan hilang dan dalam pencarian intensif oleh tim SAR. Data ini disesuaikan dengan daftar absensi resmi santri dari pihak pondok pesantren.
Abdul Muhari menambahkan bahwa seluruh tim yang terlibat terus bekerja siang dan malam secara bergiliran untuk memaksimalkan proses pencarian dan evakuasi."Data bersifat dinamis dan dapat berubah, mengingat pencarian masih berlangsung dan kemungkinan adanya temuan baru sangat besar," jelasnya.
Operasi pencarian melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Pemadam Kebakaran, PMI, Baznas, Tagana, serta puluhan relawan dan elemen masyarakat.
Pemerintah daerah juga memberikan dukungan penuh dalam upaya kemanusiaan ini.Tim SAR juga dibekali dengan alat berat dan perlengkapan evakuasi korban reruntuhan, mengingat struktur bangunan yang runtuh sangat kompleks dan menyulitkan proses pencarian.Tragedi ini mengguncang masyarakat Sidoarjo dan nasional, mengingat Pondok Pesantren Al-Khoziny merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang cukup dikenal.
Duka mendalam mengalir dari berbagai pihak, dan doa terus dipanjatkan untuk keselamatan korban yang belum ditemukan.Pemerintah pusat dan daerah menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi proses evakuasi, identifikasi korban, hingga pemulihan pascakejadian.*
Baca Juga:
(bi/a008)
JAKARTA Komisi XIII DPR RI mendesak Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) untuk segera menuntaskan seluruh peraturan pemerintah (PP) t
POLITIK
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan posisi Polri tetap berada langsung di bawah Presiden, menolak segala wacana pen
NASIONAL
PADANG LAWAS UTARA, SUMUT Sebuah video amatir yang viral di media sosial menampilkan seorang oknum kepala desa di Kecamatan Dolok Sigamp
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menekankan pentingnya perubahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pajak dan Retribusi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Indonesia resmi menjadi salah satu founding member Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Dona
NASIONAL
DENPASAR Polresta Denpasar menangkap seorang pria berinisial ASR (33), anggota Komponen Cadangan (Komcad) TNI Angkatan Darat, terkait du
HUKUM DAN KRIMINAL
BATUBARA Dalam rangka menjalankan program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku me
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengajukan gugatan perdata terhadap enam perusahaan yang beroperasi di Sumatera Utara. Gugata
NASIONAL
PELALAWAN Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Timur Kilometer 86, Desa Kemang, Kabupaten Pelalawan, Riau, Senin pagi, 26 Janu
PERISTIWA
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat menggelar workshop pening
NASIONAL