Ditanya Soal 2.000 SGD Hilang dari Amplop Bupati Kuansing, Raja Juli Cuma Jawab 'Maaf'
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
Jakarta – Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terkait kebakaran besar yang melanda kawasan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Jakarta Pusat. Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo, mengungkapkan bahwa saat ini pihak kepolisian sedang menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium yang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dua hari lalu.
“Sejauh ini kami menunggu hasil pemeriksaan Labfor yang sudah olah TKP 2 hari yang lalu,” kata Susatyo pada Sabtu (25/1/2025). Sebelumnya, pihak kepolisian juga menanggapi dugaan adanya oknum yang sengaja memicu kebakaran tersebut. Susatyo menegaskan bahwa informasi mengenai adanya oknum yang sengaja membakar hunian di kawasan itu tidaklah benar. Pihaknya telah memeriksa beberapa saksi terkait dugaan tersebut.
“Tidak benar (ada oknum yang sengaja membakar). Yang memberikan keterangan sudah kami lakukan pemeriksaan,” jelasnya. Kebakaran besar yang menghanguskan ratusan rumah di Jalan Kemayoran Gempol, Kemayoran, Jakarta Pusat ini terjadi pada Selasa (21/1/2025) sekitar pukul 00.35 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, api diduga bersumber dari plafon atap rumah salah satu warga di RT 02 RW 04 yang dikontrakkan.
Beberapa warga juga mengaku sempat mencium bau kabel terbakar sebelum api menyebar dan membubung tinggi. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro sebelumnya mengungkapkan bahwa saksi-saksi mencium bau kabel terbakar sesaat sebelum asap menebal, yang kemudian memicu kebakaran besar. Saat ini, sudah ada empat orang saksi yang dimintai keterangan.
Polisi pun menunggu proses pendinginan di lokasi kebakaran selesai untuk melanjutkan olah TKP. Kasudin Damkar Jakarta Pusat, Asril, juga memberikan penjelasan terkait dugaan asal api yang menghanguskan 543 bangunan rumah, yakni dari ledakan kompor salah satu rumah warga. Meskipun kebakaran ini menghanguskan banyak rumah, beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
(christie/dtk)
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
KARO Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan permintaan maaf kepada warga Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menyusul dugaa
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah memberikan pilihan kepada siswa sekolah dasar (SD) dalam menentukan
NASIONAL
BANDA ACEH Sebanyak 215 personel gabungan Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan Expo dalam rangka
PERISTIWA
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menegaskan tidak akan mundur dalam menghadapi perkara dugaan tudingan ijazah palsu Presiden k
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar Indonesia membuka peluang kewarganegaraan ganda bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yan
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota
PEMERINTAHAN
BALIKPAPAN PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) berhasil meningkatkan produktivitas sejumlah sumur migas di Kalimantan Timur melalui pen
EKONOMI
JAKARTA Patriot Bond diproyeksikan menjadi salah satu instrumen untuk menghimpun dana murah dalam jumlah besar di luar APBN guna membiay
EKONOMI
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan bersama Kasdam Iskandar Muda Brigjen TNI Dwi Sasongko memimpin apel gelar pasukan untu
NASIONAL