Potongan Ojol Turun ke 8%, Benarkah Pendapatan Driver Naik? Ini Kata Ekonom
JAKARTA Rencana pemerintah menurunkan potongan aplikasi transportasi daring menjadi 8 persen dari sebelumnya sekitar 20 persen dinilai t
EKONOMI
PACITAN – Viral di media sosial, seorang kakek berusia 74 tahun bernama Tarman menjadi sorotan publik setelah menikahi seorang gadis muda bernama Shela Arika (24).
Isu miring pun beredar, menyebut Tarman membawa kabur sepeda motor usai pernikahan.
Menanggapi hal ini, pihak kepolisian turun tangan memastikan kebenaran kabar yang beredar.Baca Juga:
Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah preventif sebelum isu ini meluas di publik.
"Kami pihak kepolisian sebelum berita ramai sudah melakukan tindakan preventif, dengan memetakan potensi-potensi kemungkinan untuk memitigasi adanya tindak pidana tertentu. Kami juga telah berkoordinasi dengan Polres Wonogiri," ujar Ayub, Sabtu (11/10/2025).
Polisi bersama jajaran Polsek, lurah, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa telah mendatangi rumah keluarga mempelai perempuan.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, pasangan Tarman dan Shela saat ini tengah menjalani bulan madu.
"Bahwa keterangan dari keluarga perempuan, keduanya sedang bulan madu di Purwantoro," jelas Ayub.
Keterangan tersebut diperkuat melalui sambungan video call langsung antara keluarga perempuan dan pasangan suami istri itu di hadapan aparat setempat.
Dalam komunikasi itu, keduanya tampak dalam kondisi baik-baik saja.
Ayub juga menanggapi isu yang menyebut adanya mahar dalam bentuk cek senilai Rp 3 miliar.
Menurutnya, pihak keluarga perempuan tidak merasa dirugikan terkait pemberian tersebut.
"Kami juga terbuka apabila ada warga yang ingin melaporkan dugaan tindak pidana lain yang barangkali diduga dilakukan oleh saudara T," tegas Ayub.
Sebelumnya, pernikahan Tarman dan Shela menjadi viral setelah perbedaan usia yang mencolok antara keduanya menarik perhatian publik.
Beberapa sumber menyebut bahwa Tarman disebut-sebut pernah berbisnis barang antik dan samurai, namun hal ini belum mendapat konfirmasi resmi.
Menutup pernyataannya, Kapolres Ayub mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
"Kami harap masyarakat tidak berspekulasi dan menyebarkan kabar yang belum tentu valid. Jika ada laporan resmi, tentu akan kami tindak lanjuti secara profesional," pungkasnya.*
(d/a008)
JAKARTA Rencana pemerintah menurunkan potongan aplikasi transportasi daring menjadi 8 persen dari sebelumnya sekitar 20 persen dinilai t
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah membuka rekrutmen besarbesaran untuk 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Posisi ini menjadi salah s
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah mendorong pengembangan compressed natural gas (CNG) dalam kemasan tabung 3 kilogram sebagai alternatif pengganti liqu
EKONOMI
TAPSEL Kepolisian Resor Tapanuli Selatan menangkap seorang pria berinisial RUN (33) saat diduga hendak memperjualbelikan sisik trenggili
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyoroti maraknya penyebaran informasi tidak terverifikasi di med
POLITIK
PEKANBARU Kepolisian Daerah Riau (Polda Riau) bergerak cepat mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang perempuan lanjut usia di Kecam
HUKUM DAN KRIMINAL
BIREUEN Pemerintah Aceh terus menguatkan kolaborasi dengan kalangan ulama sebagai bagian dari strategi pembangunan berbasis nilai keisla
PEMERINTAHAN
KENDARI Detasemen Polisi Militer (Denpom) XIV/3 Kendari menetapkan seorang anggota TNI berinisial Sertu MB sebagai daftar pencarian oran
HUKUM DAN KRIMINAL
BADUNG Kantor Imigrasi Ngurah Rai mengamankan tiga warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yang masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU Terduga pelaku pembunuhan seorang ibu rumah tangga (IRT), Dumaris Boru Sitio (60), yang ditemukan tewas di rumahnya di Jalan K
HUKUM DAN KRIMINAL