Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA UTARA— Ketua MIO Indonesia PW DKI Jakarta, Gito Ricardo, langsung bergerak cepat menunjukkan kepedulian sosialnya hanya beberapa minggu setelah terpilih dalam Kongres ke-2 MIO Indonesia di Karwika Hotel & Resort, Puncak Bogor, pada 17–18 September 2025.
Gito, yang akrab disapa Bang Edo, turun langsung ke lokasi kebakaran di RT 11/RW 05, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Minggu (12/10/2025), untuk menyerahkan bantuan kepada tujuh keluarga yang terdampak musibah tersebut.
Dalam kunjungannya, Bang Edo didampingi oleh Irma Windarti, Ketua Brigade Penanggulangan Bencana (Bagana) — badan otonom PW MIO DKI Jakarta, serta beberapa pengurus lainnya, yakni Titik Suparti, Sarah, Tari, dan Irvan. Mereka memberikan tujuh paket bantuan (godybax) yang berisi sembilan item kebutuhan pokok bagi masing-masing keluarga terdampak.Baca Juga:
"Hari ini kami keluarga besar MIO DKI Jakarta datang melakukan bakti sosial bersama rekan-rekan pengurus. Bantuan ini merupakan langkah awal, dan kami akan terus menggalang donasi untuk tahap berikutnya," ujar Gito Ricardo kepada awak media di lokasi.
Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana kolaboratif antara MIO Indonesia PW DKI Jakarta dengan Dapoer Mak Nyai, Dapoer Dyandra, dan Nyai Tari Productions.
Bang Edo menegaskan, kegiatan sosial ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk nyata kepedulian MIO Indonesia terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
"Dalam sepekan terakhir, Jakarta dilanda beberapa kebakaran. Kami hadir untuk meringankan beban para korban, apalagi salah satu pengurus MIO berdomisili dekat lokasi kejadian," tambahnya.
Sementara itu, Dias, salah satu korban kebakaran, mengungkapkan rasa haru dan terima kasih atas kepedulian MIO Indonesia DKI Jakarta.
"Terima kasih banyak atas bantuannya. Semoga kondisi kami bisa pulih seperti semula, anak-anak bisa sekolah lagi," tutur Dias dengan mata berkaca-kaca.
Dias juga mengungkapkan kebutuhan mendesak yang masih diperlukan para korban, seperti pakaian, perlengkapan sekolah, alat dapur, dan bahan makanan.
"Semuanya habis terbakar, tidak ada yang tersisa. Kami sangat membutuhkan pakaian, alat sekolah anak-anak, dan peralatan rumah tangga seperti kompor dan piring," katanya.
Bang Edo menegaskan, MIO DKI Jakarta akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat.
"Kami ingin menunjukkan bahwa jurnalis dan organisasi media tidak hanya menulis berita, tetapi juga bergerak membantu rakyat yang membutuhkan," pungkasnya.*
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN