Usai Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diminta Segera Bereskan Kewajiban Pembiayaan Whoosh
JAKARTA Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Ahmad Labib meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara segera memastikan penyele
EKONOMI
JAKARTA — CEO Lippo Group, James Riady, menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat langsung dalam sengketa lahan seluas 16,4 hektare di kawasan Tanjung Bunga, Makassar, yang belakangan membuat mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) geram.
"Tanah itu bukan punya Lippo. Jadi enggak ada kaitannya dengan Lippo. Jadi kita enggak ada komentar," kata James di kantor Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Senin, 10 November 2025.
James menjelaskan, Lippo Group memang memiliki saham di PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD), salah satu pihak yang tengah bersengketa atas lahan tersebut.Baca Juga:
Namun, ia menegaskan kepemilikan saham tidak serta merta membuat Lippo menjadi pihak dalam kasus itu.
"Lahan itu milik perusahaan daerah bernama PT GMTD, yang merupakan perusahaan terbuka. Lippo hanya salah satu pemegang sahamnya," ujarnya.
Empat Pihak dalam Sengketa
Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan bahwa sengketa tanah di Tanjung Bunga itu melibatkan sedikitnya empat pihak: PT Hadji Kalla, PT GMTD, serta dua individu bernama Mulyono dan Manyombalang Dg. Solong.
Nusron menyebut perkara ini merupakan kasus lama yang berakar sejak tahun 1990-an dan baru kembali mencuat setelah kementeriannya melakukan penataan ulang sistem pertanahan.
"Kasus ini produk tahun 1990-an. Kini terungkap karena kami sedang berbenah agar sistem pertanahan lebih transparan dan tertib," ujar Nusron dalam keterangan resmi, Minggu, 9 November 2025.
Hasil penelusuran ATR/BPN menunjukkan, tanah sengketa tersebut memiliki dua dasar hak berbeda.
Pertama, terdapat sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama PT Hadji Kalla yang diterbitkan pada 8 Juli 1996 dan berlaku hingga 24 September 2036.
Kedua, di lahan yang sama juga terdapat Hak Pengelolaan Lahan (HPL) atas nama PT GMTD Tbk, yang diterbitkan berdasarkan kebijakan Pemerintah Daerah Gowa dan Makassar pada dekade 1990-an.
Sengketa itu juga berkaitan dengan putusan Pengadilan Negeri Makassar Nomor 228/Pdt.G/2000/PN Makassar antara GMTD dan Manyombalang Dg. Solong, yang memenangkan pihak GMTD.
Namun, putusan itu hanya mengikat para pihak yang berperkara dan ahli warisnya.
"Fakta hukum menunjukkan di lahan itu ada beberapa dasar hak dan subjek hukum berbeda. Karena itu penyelesaiannya harus berdasarkan data dan proses administrasi yang cermat, bukan digeneralisasi dari satu putusan," kata Nusron.
Sengketa ini mencuat setelah Jusuf Kalla, pemilik PT Hadji Kalla, menyuarakan kekesalannya terhadap tumpang tindih hak atas tanah tersebut.
JK menilai sengketa yang telah berlangsung lama itu menghambat pengembangan kawasan Tanjung Bunga dan mencederai kepastian hukum investasi di daerah.*
(dh)
JAKARTA Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Ahmad Labib meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara segera memastikan penyele
EKONOMI
DELI SERDANG Sapu lidi asal Sumatera Utara semakin diminati pasar Asia. Nilai ekspor komoditas tersebut sepanjang 2026 hingga awal Septe
PERTANIAN AGRIBISNIS
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian bersama Wakil Bupati Syafrizal menerima audiensi dan silaturahmi Himpunan Mahasiswa Islam
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menerima audiensi perwakilan PT Hijau Surya Biotechindo untuk membahas peluang kerja sama
PEMERINTAHAN
BATU BARA Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggar
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian mengapresiasi peran Karang Taruna Kabupaten Batu Bara dalam menjalankan kegiatan sosial da
PEMERINTAHAN
JAKARTA Perkembangan teknologi digital mengubah cara masyarakat memperoleh informasi dan mengakses berbagai pelayanan. Informasi yang se
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti penggunaan anggaran pemerintah daerah yang dinilai belum optimal untuk mendukung pembangu
NASIONAL
JAKARTA Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan proses rotasi sejumlah pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) p
POLITIK
JAKARTA Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto membantah pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Men
NASIONAL