Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
MEDAN – Sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan penemuan cacing di menu Makan Bergizi Gratis (MBG) siswa SMAN 6 Medan.
Dalam rekaman, cacing terlihat masih hidup di dalam kotak nasi berisi telur orak-arik, jeruk, sehelai selada, dan kentang.
Baca Juga:"Hii itu dia cacingnya. Cacing we cacing," teriak seorang siswa dalam video tersebut, sambil menunjuk makanan yang ditemukannya.
Menu tersebut memang diberikan pada hari yang sama, namun sejumlah siswa mengaku tidak mengetahui asal video.
"Iya itu menu hari ini, tapi nggak tahu video dari kelas mana. Tidak ada keributan apa-apa tadi," ujar A, salah satu siswa.
MBG yang bermasalah berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Matsum, yang baru beroperasi sekitar dua minggu dan menyuplai seribuan porsi makanan setiap harinya. SPPG berlokasi di Jalan Laksana No. 17A–17B, Medan.
Seorang guru wali kelas membenarkan adanya keluhan dari murid terkait benda asing dalam makanan, namun menyebut kejadian seperti ini bukan yang pertama kali.
"Sering anak-anak mengeluh menemukan hal yang mestinya tidak ada di makanan, seperti kaki kecoa, ulat, dan sebagainya. Kita berusaha menenangkan anak-anak," katanya.
Penanggung jawab SPPG Kota Matsum enggan memberikan komentar resmi, dan menyatakan pihaknya masih mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sumut, Agung Kurniam, menegaskan bahwa cacing yang muncul bukan cacing makanan pada umumnya, melainkan cacing tanah yang posisinya berada di area telur orak-arik.
"Secara logika, itu tidak mungkin ada. Hanya satu siswa yang menerima MBG dengan cacing, selebihnya aman," kata Agung, Jumat (14/11/2025).
Saat ini tim BGN sedang menuju SMAN 6 Medan untuk melakukan pengecekan langsung.
"Kronologi lengkap akan kami sampaikan setelah tim memeriksa lokasi. SPPG memegang beberapa sekolah, dan hanya SMAN 6 Medan yang mengalami kejadian ini," ujarnya.
Baca Juga:
Kejadian ini memicu perhatian warganet, sekaligus menyoroti pentingnya pengawasan kualitas MBG yang diberikan ke sekolah-sekolah.*
(tm/ad)
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN