Bupati Tapsel Diminta Evaluasi Plt Kadisdik, Anggaran Ratusan Juta Diduga Tak Maksimal
TAPANULI SELATAN Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, didesak segera mengevaluasi kinerja Plt Kepala Dinas Pendidikan terkait p
POLITIK
BITVONLINE.COM– Kisah inspiratif datang dari Garut, Jawa Barat, di mana seorang bocah berusia 12 tahun bernama Muiz menjadi tulang punggung keluarganya dengan menafkahi tujuh adik-adiknya. Dalam video yang kini viral di media sosial, Muiz membuktikan bahwa meskipun usianya masih belia, ia sudah memiliki tanggung jawab besar yang membuatnya tampil sebagai sosok anak yang mandiri.
Muiz adalah anak pertama dari delapan bersaudara yang tinggal di sebuah gubuk sederhana bersama ibunya dan tujuh adik-adiknya. Kehidupan keluarga mereka jauh dari kata mudah. Tanpa sosok ayah yang mendampingi, Muiz menganggap dirinya harus menggantikan peran sang ayah untuk membantu ibunya menghidupi keluarganya. Meski masih duduk di bangku kelas 6 SD, Muiz sudah merasakan beban yang besar dalam hidupnya.
Setiap harinya, Muiz menghabiskan waktu di sekolah dan setelah itu, ia bekerja mencari rongsokan. Tidak jarang, ia mengajak adik-adiknya untuk ikut serta dalam pekerjaannya. Dengan penuh semangat, Muiz menyusuri jalanan, mencari barang bekas yang bisa dijual untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Meski terbilang berat untuk anak seusianya, ia melakukannya dengan ikhlas dan tidak merasa terbebani. Bahkan, Muiz mengaku ia melakukan itu atas kemauan sendiri, hanya untuk bisa membeli uang jajan.
“Karena ingin jajan, kemauan sendiri. Gak ada yang nyuruh,” kata Muiz dengan polos.
Kisah Muiz menjadi viral karena kesederhanaan dan keberaniannya menghadapi kenyataan hidup. Di balik sosok bocah yang ceria ini, tersembunyi perjuangan keras yang dijalani untuk menjaga keluarganya tetap utuh. Meski usianya terbilang sangat muda, Muiz sudah menunjukkan keteguhan hati yang luar biasa. Ia tidak hanya membantu ibunya, tetapi juga mengasuh adik-adiknya yang lebih kecil, menjelma sebagai sosok kakak yang bertanggung jawab.
Muiz membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin, bahkan dalam kondisi serba kekurangan. Kisahnya menjadi pengingat bagi kita semua tentang arti ketangguhan dan rasa tanggung jawab yang tak mengenal batasan usia. Semoga kisah Muiz bisa menginspirasi banyak orang untuk lebih menghargai dan membantu mereka yang membutuhkan, terutama anak-anak yang berjuang di tengah kerasnya kehidupan.
(JOHANSIRAIT)
TAPANULI SELATAN Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, didesak segera mengevaluasi kinerja Plt Kepala Dinas Pendidikan terkait p
POLITIK
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri akan terus menjamin kebebasan berpendapat dan ruang kritik bagi mas
POLITIK
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memastikan Indonesia tidak melakukan impor beras maupun ayam dari Am
EKONOMI
BINJAI S.A. Fipia Siregar, mewakili Ketua TP PKK Kota Binjai, mengikuti Sosialisasi Nasional Program PRASARA dan VISTARA secara virtual,
PEMERINTAHAN
PANDEGLANG Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan dukungannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menggunak
POLITIK
ASAHAN, 24 Februari 2026 Pemerintah Kabupaten Asahan resmi mengawali rangkaian Safari Ramadhan 1447 H dengan mengunjungi 13 kecamatan ya
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Polda Aceh menggelar lomba kebersihan ruangan di seluruh satuan kerja (Satker) dan asrama polisi (Aspol) selama dua hari, 26
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan akan menyempurnakan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan Nomor 500.7.1/1540 tentang Penataan Lokasi dan Pengelo
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menjelang Ramadan, fitur DANA Kaget dari DANA Indonesia kembali ramai dibagikan di media sosial. Sejumlah tautan yang beredar me
EKONOMI
NIAS SELATAN Anggota Komite I DPD RI, Penrad Siagian, mendesak penghentian segera aktivitas PT Gunung Raya Utama Timber Industries (PT G
NASIONAL