Bantuan yang berfokus pada pakaian anak-anak dan dewasa ini dinilai sangat mendesak, mengingat sebagian besar pakaian warga hanyut terbawa arus banjir.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Aufa Royhan, Dr. Anto, SKM., M.Kes., MM, didampingi jajaran kampus serta Ketua Yayasan Aufa Royhan, Dr. Henniyati Harahap, SKM., M.Kes.
Kehadiran pimpinan kampus dan yayasan ini menjadi penegasan bahwa UNAR hadir tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai garda sosial bagi masyarakat sekitar.
Setibanya di lokasi, tim UNAR disambut haru oleh warga Hutagodang.
Banyak di antara mereka mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sejak banjir besar menerjang dan menghanyutkan pakaian serta barang berharga lainnya.
"Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa semangat bahwa masyarakat Hutagodang tidak sendiri. UNAR akan terus hadir untuk membantu," ujar Rektor Dr. Anto dalam keterangannya.
Selain pakaian, UNAR turut menyalurkan makanan siap saji, kebutuhan dasar, serta bantuan darurat lain yang sangat dibutuhkan pengungsi.
Warga menyampaikan bahwa sejak banjir melanda, kebutuhan utama mereka adalah pakaian layak dan makanan yang dapat dikonsumsi segera.
Ketua Yayasan Aufa Royhan, H. Arjuna Hasibuan, menegaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari pengabdian yang berkelanjutan.
"Program sosial seperti ini akan terus kami lakukan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan memberi kekuatan baru untuk bangkit," katanya.