BREAKING NEWS
Selasa, 27 Januari 2026

Puluhan Sekolah Muhammadiyah di Aceh Rusak Parah Akibat Banjir Bandang, Guru dan Murid Tetap Semangat Belajar

T.Jamaluddin - Senin, 01 Desember 2025 20:52 WIB
Puluhan Sekolah Muhammadiyah di Aceh Rusak Parah Akibat Banjir Bandang, Guru dan Murid Tetap Semangat Belajar
DR.Iskandar Hasibuan, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Aceh. (foto: Ist/ BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PIDIE JAYA — Puluhan sekolah Muhammadiyah di Aceh terimbas banjir bandang yang melanda sejumlah kabupaten.

Hal ini disampaikan Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM, Iskandar Muda Hasibuan, usai meninjau kondisi SD Muhammadiyah Meuredu – Pidie Jaya, Senin (1/12/2025).

Sekolah-sekolah yang terdampak parah tersebar di beberapa wilayah, antara lain:

Baca Juga:

Aceh Singkil: TK Aisyiyah Bustanul Afthal, SMP Muhammadiyah Singkil, SD Muhammadiyah Gunung Lagan, SMP dan SMK Muhammadiyah Singkil.

Lhoksukon: Kompleks Perguruan Muhammadiyah meliputi TK, SD, SMP, dan SMK Muhammadiyah.

Aceh Tamiang: TK Aisyiyah Bustanul Afthal Rantau, SD Unggul Muhammadiyah Rantau, SMP Muhammadiyah Kuala Simpang, SD Muhammadiyah Lembah Jaya.

Kota Langsa: TK Aisyiyah, SD Muhammadiyah 1 & 2, SMP dan SMA Muhammadiyah Langsa.

Bireuen, Aceh Tengah, Lhokseumawe: Hampir seluruh sekolah Muhammadiyah dan TK Aisyiyah terdampak banjir.

Hasibuan menjelaskan, banjir menghancurkan sarana-prasarana sekolah seperti laboratorium bahasa, laboratorium IPA, laboratorium komputer, perpustakaan, musholla, serta menghilangkan sebagian besar meubiler sekolah, termasuk lemari, meja, dan kursi. Lumpur yang tersisa di sekolah mencapai ketebalan hingga satu meter.

"Yang paling menyedihkan, hampir seluruh guru Muhammadiyah yang sekolahnya terdampak juga kehilangan tempat tinggal dan kini berada di tenda pengungsian atau rumah keluarga. Namun semangat mereka luar biasa, tetap mengawal murid-murid untuk belajar meski di tengah keterbatasan," ujar Hasibuan.

Sebagai upaya pemulihan, sekolah Muhammadiyah yang tidak terdampak membuka diri menjadi rumah belajar bagi siswa terdampak.

Hasibuan menegaskan bahwa semangat ketahanan dan pengabdian guru-guru Muhammadiyah menjadi kunci agar proses belajar tetap berjalan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polri Turunkan 497 Personel dan Logistik Besar-Besaran untuk Penanganan Bencana di Sumatera dan Aceh
Prajurit TNI Heroik Menyebrangi Sungai Deras Demi Antar Bantuan ke Desa Terisolir di Aceh Tengah
Polres Pidie Jaya Tangkap Lima Penyebar Hoaks Naiknya Air Laut Saat Banjir Aceh
Pasca Banjir, Harga Beras di Aceh Melonjak Drastis, Danrem Lilawangsa Imbau Warga Beli Langsung ke Bulog
Kapolda Aceh Tiba di Langsa Lewat Jalur Darat, Beri Bantuan hingga Wifi Gratis untuk Warga
Akses Darat Lumpuh, TNI AU Kerahkan Caracal dan Hercules untuk Jangkau Wilayah Terisolasi di Aceh
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru