Dulu Dibuang Kini Disayang Kisah Cerdas Pemuda Aceh Sulap Tumpukan Botol Plastik Jadi Sofa Jutaan Rupiah
ACEH BESAR Sampah plastik yang selama ini dianggap sebagai limbah justru disulap menjadi peluang bisnis oleh Ustaz Zainuddin MTK (30), p
EKONOMI
JAKARTA — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto, menyampaikan permintaan maaf usai pernyataannya mengenai kondisi banjir di Sumatra menuai kritik publik.
Ia mengakui bahwa situasi di lapangan jauh lebih parah ketimbang apa yang sebelumnya ia sampaikan dalam konferensi pers.
Permintaan maaf itu disampaikan langsung kepada Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan, saat meninjau Desa Egaruga, Batang Toru, pada Senin, 1 Desember 2025.Baca Juga:
Suharyanto mengatakan dirinya tak menyangka skala kerusakan dan dampak bencana begitu besar.
"Surprise begitu ya, Saya tidak mengira sebesar ini. Saya mohon maaf, Bupati. Bukan berarti kami tidak peduli," ujar Suharyanto saat menemui Bupati Tapanuli Selatan dan warga di lokasi terdampak.
Polemik bermula dari pernyataan Suharyanto pada konferensi pers 28 November 2025.
Kala itu ia menyebut bahwa kondisi banjir di Sumatra "tidak semencekam seperti yang viral di media sosial."
"Mencekam enggak, karena kan berseliweran di media sosial," kata Suharyanto saat itu.
Pernyataan tersebut memicu perdebatan lantaran kondisi faktual di sejumlah daerah menunjukkan kerusakan masif, ribuan warga mengungsi, serta sejumlah wilayah terisolasi.
Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR RI pada Senin, 1 Desember 2025, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii membeberkan angka terbaru korban bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Menurut Basarnas:
- Total warga terdampak: 33.620 jiwa
- Korban selamat: 33.173 jiwa
- Korban meninggal: 447 jiwa
- Masih dalam pencarian: 399 jiwa
Syafii menegaskan bahwa penyebab bencana yang melanda tiga provinsi tersebut serupa, yakni anomali cuaca ekstrem yang memicu banjir besar dan longsor di berbagai titik.
"Tiga wilayah ini mengalami dampak luar biasa akibat bencana hidrometeorologi," ujar Syafii.
Ia merinci evakuasi, pencarian korban, serta upaya identifikasi terus dilakukan di seluruh wilayah terdampak, terutama di daerah-daerah yang masih sulit dijangkau.
Setelah peninjauan lapangan, Suharyanto menegaskan bahwa BNPB akan memperkuat koordinasi dan menyampaikan informasi lebih hati-hati agar tidak menimbulkan persepsi keliru.
"Kami pastikan seluruh sumber daya diturunkan. Fokus kami adalah percepatan penanganan dan penyelamatan warga," katanya.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan BNPB, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan masih melakukan operasi pencarian dan evakuasi di sejumlah wilayah yang memerlukan penanganan khusus.*
(bb/ad)
ACEH BESAR Sampah plastik yang selama ini dianggap sebagai limbah justru disulap menjadi peluang bisnis oleh Ustaz Zainuddin MTK (30), p
EKONOMI
BINJAI Direktur PDAM Tirta Sari Kota Binjai Ashari mengimbau seluruh pelanggan untuk membayar rekening air tepat waktu dan secara mandiri.
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menilai putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang kembali meno
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang lebih dari Rp6 miliar dalam penyidikan dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal wa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden TimorLeste Jos Ramos Horta bersama sembilan peraih Nobel dari berbagai ne
NASIONAL
JAKARTA Seorang warga meninggal dunia setelah ditemukan dalam kondisi pingsan saat kerusuhan terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat
PERISTIWA
JAKARTA Mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah disebut telah mengikhlaskan dan menghormati putusan hakim yang menolak gugatan
NASIONAL
JAKARTA Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan Pemilu tetap digelar pada 2029. Hasto meminta tidak ada upaya yang bertentangan
POLITIK
BOGOR Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan penggeledahan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (28
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra Ahmad Muzani menjelaskan maksud Presiden Prabowo Subianto yang mempersilakan menteri mingg
POLITIK