Menyusuri Kebun Melon dan Rumah Tempe Koro, Inisiatif Srikandi Aceh Dukung Pembangunan Ekonomi Lokal
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
TAPANULI SELATAN – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Sumatera Utara memasang empat unit kamera jebak atau camera trap di Desa Perkebunan, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Pemasangan ini dilakukan setelah muncul dugaan keberadaan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di area perkebunan setempat.
Petugas BKSDA Wilayah III Sumut, Irwan, menjelaskan pemasangan kamera trap bertujuan memastikan keberadaan satwa liar tersebut sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.Baca Juga:
"Dari hasil analisis jejak, diduga kuat merupakan harimau sumatera. Untuk memastikan dan demi kenyamanan masyarakat, kami memasang empat unit kamera trap di lokasi yang dicurigai," ujar Irwan, Jumat (19/12/2025).
Dua titik kamera berada di seberang Jalan Kantor Afdeling IV Malombu, lokasi di mana karyawan kebun Irfan dan pekerja jalan Jonhari mengaku melihat harimau berkeliaran.
Irfan melihat harimau dari jarak sekitar 15 meter, sedangkan Jonhari mengaku melihat induk harimau bersama anaknya saat melakukan rehabilitasi jalan di area perkebunan.
Kamera trap dipasang selama 14 hari terhitung sejak 18 Desember 2025 untuk memastikan apakah jejak yang ditemukan benar milik satwa liar dilindungi tersebut.
Selain itu, BKSDA juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan berkoordinasi dengan pemerintah desa agar warga tetap waspada namun tidak panik dalam beraktivitas.
"Masyarakat diminta tidak bekerja sendiri ke kebun, tidak berangkat terlalu pagi dan tidak pulang terlalu sore. Selain itu, dianjurkan membuat suara keras seperti memukul benda tertentu agar satwa menjauh," tambah Irwan.
Sementara itu, Kepala Desa Perkebunan, Julianto, mengapresiasi langkah cepat BKSDA dalam menenangkan keresahan warga.
"Pasca ditemukannya jejak kaki yang diduga satwa liar serta pengakuan warga yang bertemu langsung, masyarakat merasa takut dan aktivitas terganggu. Dengan pemasangan kamera trap ini, kami berharap ada kepastian dan warga kembali merasa aman," ujar Julianto.*
BANDA ACEH Matahari Kamis pagi (2/4/2026) menyinari Gampong Lam Manyang, Kecamatan Peukan Bada, saat rombongan tiga srikandi Aceh keluar
EKONOMI
BANDA ACEH Perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, akhirnya menemui titik temu. Langkah
POLITIK
MEDAN Kasus dugaan penganiayaan yang menjerat Junara Hutahaean memunculkan kontroversi di persidangan Pengadilan Negeri Medan. Tim penas
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pria berusia 52 tahun yang bekerja sebagai penjaga malam ditemukan tewas di dalam sebuah ruko di Jalan Ring Road, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK