BREAKING NEWS
Minggu, 17 Mei 2026

Langka! Gerhana Matahari Akan Terjadi di 2026: Apakah Bisa Terlihat Jelas di Indonesia?

Adelia Syafitri - Senin, 26 Januari 2026 08:28 WIB
Langka! Gerhana Matahari Akan Terjadi di 2026: Apakah Bisa Terlihat Jelas di Indonesia?
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Tahun 2026 menjadi sorotan pengamat langit dan masyarakat Indonesia karena fenomena astronomi langka: gerhana matahari.

Meski jalur totalitas tidak melintasi Indonesia, masyarakat masih berkesempatan menyaksikan gerhana parsial serta mengikuti gerhana total melalui siaran langsung.

Fenomena gerhana matahari terjadi saat Bulan melintas di antara Bumi dan Matahari, sehingga cahaya Matahari tertutup sebagian atau seluruhnya dari pandangan pengamat.

Baca Juga:

Tahun ini, dunia akan menyaksikan dua peristiwa penting: gerhana matahari cincin pada 17 Februari dan gerhana matahari total pada 12 Agustus 2026.

Gerhana Matahari Cincin — 17 Februari 2026
Gerhana matahari cincin (annular eclipse) akan terlihat di jalur utama yang melintasi Antarktika.

Namun, bagi pengamat di Indonesia, fenomena ini hanya muncul sebagai gerhana parsial, di mana sebagian piringan Matahari akan "tergigit" oleh Bulan.

Wilayah timur Indonesia diprediksi memiliki waktu pengamatan terbaik.

Pengamat disarankan menggunakan kacamata gerhana atau filter matahari khusus, karena melihat Matahari langsung tanpa perlindungan bisa menyebabkan kerusakan mata permanen.

Gerhana Matahari Total — 12 Agustus 2026
Gerhana matahari total pada 12 Agustus 2026 tidak melintasi Indonesia.

Jalur totalitas berada di Greenland, Islandia bagian barat, utara Spanyol, serta beberapa wilayah Kanada dan Amerika Utara.

Meski demikian, masyarakat Indonesia tetap bisa mengikuti fenomena ini melalui siaran streaming dan simulasi digital yang disediakan oleh observatorium, lembaga astronomi, dan komunitas sains.

Fenomena Parsial di Indonesia
- 17 Februari 2026: Potensi gerhana parsial terlihat dari sebagian wilayah Indonesia.
- 12 Agustus 2026: Indonesia berada di luar jalur totalitas, namun fase gerhana sebagian masih bisa disaksikan jika cuaca cerah.

Fenomena gerhana tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga menjadi ajang edukasi astronomi.

Berbagai komunitas astronomi di Indonesia berencana mengadakan public viewing, pengamatan bersama, dan edukasi gerhana menjelang tanggal kejadian.

Meskipun Indonesia bukan jalur totalitas, gerhana matahari 2026 tetap menjadi kesempatan langka untuk menyaksikan "gigitan" Bulan di wajah Matahari, sebuah fenomena yang hanya terjadi beberapa kali dalam satu dasawarsa.*


(vo/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
1 Ramadan 1447 H Segera Dekat, Cek Tanggal dan Hitung Mundur Puasa 2026!
Indonesia Resmi Bergabung di Dewan Perdamaian Gaza Buatan Trump, DPR Minta Penjelasan Pemerintah
Realisme Global, Dunia (Tak) di Ambang Perang
Hadiri Wisuda XXXV UNA, Bupati Baharuddin Tekankan Peningkatan Kualitas Generasi Muda
Bareskrim Periksa 18 Petinggi Dana Syariah Indonesia dalam Kasus Dugaan Penipuan Rp2,4 Triliun
Resmi Bergabung Dewan Perdamaian Gaza Buatan Trump, Indonesia Diminta Pastikan Lindungi Warga Palestina
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru