BREAKING NEWS
Rabu, 01 April 2026

Surat Pilu Anak SD di Ngada Sebelum Akhiri Hidupnya Sendiri, Diduga karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena

Raman Krisna - Selasa, 03 Februari 2026 22:57 WIB
Surat Pilu Anak SD di Ngada Sebelum Akhiri Hidupnya Sendiri, Diduga karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena
Tulisan tangan YBS (10), seorang anak sekolah dasar berusia 10 tahun, ditemukan meninggal dunia setelah diduga mengakhiri hidupnya sendiri di Kab. Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026). (foto: Dok. HUMAS POLRES NGADA)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Ini menjadi perhatian kita bersama. Kita harus memperkuat pendampingan dan memastikan tidak ada keluarga yang tidak terdata," ujar Gus Ipul saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, menegaskan negara wajib hadir memastikan pemenuhan kebutuhan belajar anak, terutama mereka yang berada di keluarga miskin.

"Jangan biarkan anak-anak memikul beban hidup sendirian, apalagi terkait kebutuhan belajarnya yang seharusnya ditanggung negara," katanya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Abdul Mu'ti menyatakan pemerintah akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui penyebab tragedi ini sebelum mengambil langkah kebijakan.

Kasus YBS memicu keprihatinan luas di masyarakat.

Di media sosial, warganet menyuarakan empati sekaligus kritik terhadap ketimpangan sosial dan perlunya jaminan pendidikan dasar yang layak bagi seluruh anak di Indonesia.

Tragedi di Ngada menjadi cermin pahit bahwa sebagian anak di pedalaman Indonesia masih menghadapi hambatan paling dasar untuk mengenyam pendidikan, bahkan untuk membeli buku tulis dan alat tulis.*


(kmrp/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bareskrim Geledah PT Shinhan Sekuritas, Terkait Kasus Dugaan Saham Gorengan
Satgas Kemendagri Gelombang I Rampung Tugas, Wagub Aceh Apresiasi Peran dalam Memulihkan Layanan Publik Aceh Tamiang
Purbaya Optimistis Ekonomi RI Tembus 6% di 2026: Menterinya Lebih Baik
Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Bupati Humbahas Terbitkan SE Gerakan “Humbahas ASBI”!
Tukin Tidak Adil Menggerus Profesionalisme Dosen dan Masa Depan Pendidikan
FOP 2026 Resmi Dibuka, Pemko Binjai Dorong Sportivitas dan Karakter Pemimpin Pelajar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru