Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Ini menjadi perhatian kita bersama. Kita harus memperkuat pendampingan dan memastikan tidak ada keluarga yang tidak terdata," ujar Gus Ipul saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, menegaskan negara wajib hadir memastikan pemenuhan kebutuhan belajar anak, terutama mereka yang berada di keluarga miskin.
"Jangan biarkan anak-anak memikul beban hidup sendirian, apalagi terkait kebutuhan belajarnya yang seharusnya ditanggung negara," katanya.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Abdul Mu'ti menyatakan pemerintah akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui penyebab tragedi ini sebelum mengambil langkah kebijakan.
Kasus YBS memicu keprihatinan luas di masyarakat.
Di media sosial, warganet menyuarakan empati sekaligus kritik terhadap ketimpangan sosial dan perlunya jaminan pendidikan dasar yang layak bagi seluruh anak di Indonesia.
Tragedi di Ngada menjadi cermin pahit bahwa sebagian anak di pedalaman Indonesia masih menghadapi hambatan paling dasar untuk mengenyam pendidikan, bahkan untuk membeli buku tulis dan alat tulis.*
(kmrp/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.