Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau lokasi lubang raksasa di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Jumat (6/2/2026). (foto: Sekretariat Dprk AcehTengah/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
ACEH TENGAH — Lubang raksasa di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, masih terus mengalami longsoran, mengancam jalan penghubung antar kabupaten dan perkebunan warga.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau lokasi Jumat (6/2/2026) dan memastikan langkah penanganan segera dilakukan.
Dody menjelaskan, penanganan tidak hanya difokuskan pada lubang raksasa, tetapi juga aliran sungai dan gua di sekitar lokasi yang berpotensi memperparah longsoran.
Tim PU bersama Universitas Syiah Kuala telah mengidentifikasi adanya sisipan air dari Sungai Peusangan yang mengalir ke lubang.
"Sungai Peusangan kita tangani supaya airnya tidak masuk ke sini. Kita juga akan menutup gua dekat jalan alternatif dengan grouting agar air tidak merusak," kata Dody usai meninjau lokasi.
Longsoran yang terus terjadi telah memutuskan jalur antar kabupaten yang menghubungkan Blang Mancung, Aceh Tengah, dengan Simpang Balik, Bener Meriah.
Saat kunjungan, Dody menyaksikan longsoran terjadi tiga kali, disertai suara gemuruh yang terasa seperti gempa kecil.
"Area ini masih bergerak, jadi kita minta semua tetap waspada. Saya suruh tim kerja cepat supaya longsoran tidak meluas lagi," ujar Dody.
Pihak pemerintah daerah, termasuk Bupati Aceh Tengah Haili Yoga dan Wakil Bupati Muchsin Hasan, turut hadir mendampingi Menteri PU.
Selain menahan meluasnya longsoran, pekerjaan yang dilakukan juga diharapkan melindungi perkebunan cabai milik warga yang berada di sekitar lokasi.
Longsoran ini menjadi perhatian serius karena tidak hanya membahayakan infrastruktur, tetapi juga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Tim Kementerian PU berencana menyelesaikan penanganan dalam waktu cepat untuk menstabilkan area terdampak.*