Iran Tutup Selat Hormuz, Ketegangan Timur Tengah Kembali Memuncak
TEHERAN Situasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz untuk seluruh lalu lintas kap
INTERNASIONAL
BATU BARA — Di Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi dan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, air bersih dari PDAM Tirta Tanjung Tiram tampaknya memiliki jadwal kerja sendiri.
Ia tidak datang pagi atau siang seperti kebutuhan manusia pada umumnya, melainkan baru muncul sekitar pukul 22.00 WIB.
Akibatnya, warga harus menyesuaikan pola hidup.Baca Juga:
Jika biasanya malam adalah waktu beristirahat, bagi sebagian warga Labuhan Ruku malam justru menjadi waktu berjaga—menunggu air mengalir.
Jika tertidur, berarti siap-siap tidak mendapat air.
"Airnya baru hidup malam. Kalau tidak ditunggu, ya tidak dapat air. Padahal ini kebutuhan utama," kata seorang warga.
Pemandangan warga menunggu air hingga larut malam kini menjadi rutinitas yang dianggap biasa. Dalam situasi tertentu, warga bahkan merasa seperti menjalankan sistem shift malam—bedanya, mereka tidak digaji, hanya berharap dapat air.
Ironinya, pemerintah daerah sebelumnya disebut telah menggelontorkan anggaran hingga miliaran rupiah untuk pembangunan jaringan pipa air bersih. Angka yang cukup besar untuk ukuran sebuah proyek pelayanan dasar.
Namun di lapangan, hasilnya masih sulit dibedakan antara proyek bernilai miliaran dengan instalasi pipa seadanya. Air tetap datang larut malam, dan warga tetap harus berjaga.
Situasi ini membuat warga mulai mempertanyakan satu hal sederhana: jika anggarannya miliaran rupiah, mengapa hasilnya masih seperti ini?
"Kalau anggaran sudah miliaran tapi air tetap tidak lancar, masyarakat pasti bertanya. Jangan-jangan ada yang tidak beres," ujar warga lainnya.
Kecurigaan semacam ini muncul karena hingga kini distribusi air dari PDAM Tirta Tanjung Tiram masih sering tidak stabil.
Sistem jaringan yang dibangun dengan biaya besar itu, bagi warga, belum menunjukkan kinerja yang sebanding dengan nilai proyeknya.
Sebagai perusahaan daerah yang mengelola layanan air bersih, PDAM Tirta Tanjung Tiram semestinya memahami bahwa air bukanlah layanan mewah.
Air adalah kebutuhan dasar masyarakat.
Sayangnya, yang terjadi justru sebaliknya: warga harus menunggu air seperti menunggu tamu yang tidak pasti datang.
Masyarakat kini berharap Pemerintah Kabupaten Batu Bara tidak hanya puas dengan laporan proyek selesai dan anggaran terserap.
Yang lebih penting adalah memastikan air benar-benar sampai ke rumah warga—bukan hanya sampai di dokumen laporan proyek.
Sebab bagi warga Labuhan Ruku, air bersih bukan soal proyek, bukan pula soal angka miliaran.
Ini soal kebutuhan paling dasar: air yang seharusnya mengalir kapan saja, tanpa harus menunggu tengah malam.*
(ad)
TEHERAN Situasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz untuk seluruh lalu lintas kap
INTERNASIONAL
JAKARTA Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menyambut positif kebijakan pemerintah terkait penerapan anggaran m
OLAHRAGA
MEDAN Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik plastik dan mainan yang berada di Jalan Ladang, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sabtu (20
PERISTIWA
BANDA ACEH Tokoh masyarakat Aceh, Suryadi Djamil, M.I.Kom atau yang akrab disapa Om Sur, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat A
AGAMA
MEDAN Kebakaran hebat melanda empat kapal ikan yang sedang bersandar di dermaga Jalan Gabion, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Bela
PERISTIWA
JAKARTA Pengamat politik senior Boni Hargens menilai pelibatan personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam jabatan sipil merupa
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I tahun 2026 mencapai 5,61 persen seca
EKONOMI
JAKARTA Oditurat Militer II07 Jakarta memutuskan tidak mengajukan banding atas putusan majelis hakim terhadap empat anggota Badan Intel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah tidak akan melakukan impor beras konsumsi dalam waktu dekat
EKONOMI
JAKARTA Roy Suryo berencana mengajukan penangguhan penahanan setelah ditahan oleh Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penyebaran tudin
HUKUM DAN KRIMINAL