Buruh Kepung DPR RI, Asap Hitam Pekat Warnai Aksi May Day 2026: Suara Kami Harus Didengar!
JAKARTA Asap hitam pekat membubung di depan gerbang utama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) saat aksi peringatan Hari Buruh Internasional 2
PERISTIWA
BATU BARA — Di Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi dan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, air bersih dari PDAM Tirta Tanjung Tiram tampaknya memiliki jadwal kerja sendiri.
Ia tidak datang pagi atau siang seperti kebutuhan manusia pada umumnya, melainkan baru muncul sekitar pukul 22.00 WIB.
Akibatnya, warga harus menyesuaikan pola hidup.Baca Juga:
Jika biasanya malam adalah waktu beristirahat, bagi sebagian warga Labuhan Ruku malam justru menjadi waktu berjaga—menunggu air mengalir.
Jika tertidur, berarti siap-siap tidak mendapat air.
"Airnya baru hidup malam. Kalau tidak ditunggu, ya tidak dapat air. Padahal ini kebutuhan utama," kata seorang warga.
Pemandangan warga menunggu air hingga larut malam kini menjadi rutinitas yang dianggap biasa. Dalam situasi tertentu, warga bahkan merasa seperti menjalankan sistem shift malam—bedanya, mereka tidak digaji, hanya berharap dapat air.
Ironinya, pemerintah daerah sebelumnya disebut telah menggelontorkan anggaran hingga miliaran rupiah untuk pembangunan jaringan pipa air bersih. Angka yang cukup besar untuk ukuran sebuah proyek pelayanan dasar.
Namun di lapangan, hasilnya masih sulit dibedakan antara proyek bernilai miliaran dengan instalasi pipa seadanya. Air tetap datang larut malam, dan warga tetap harus berjaga.
Situasi ini membuat warga mulai mempertanyakan satu hal sederhana: jika anggarannya miliaran rupiah, mengapa hasilnya masih seperti ini?
"Kalau anggaran sudah miliaran tapi air tetap tidak lancar, masyarakat pasti bertanya. Jangan-jangan ada yang tidak beres," ujar warga lainnya.
Kecurigaan semacam ini muncul karena hingga kini distribusi air dari PDAM Tirta Tanjung Tiram masih sering tidak stabil.
Sistem jaringan yang dibangun dengan biaya besar itu, bagi warga, belum menunjukkan kinerja yang sebanding dengan nilai proyeknya.
Sebagai perusahaan daerah yang mengelola layanan air bersih, PDAM Tirta Tanjung Tiram semestinya memahami bahwa air bukanlah layanan mewah.
Air adalah kebutuhan dasar masyarakat.
Sayangnya, yang terjadi justru sebaliknya: warga harus menunggu air seperti menunggu tamu yang tidak pasti datang.
Masyarakat kini berharap Pemerintah Kabupaten Batu Bara tidak hanya puas dengan laporan proyek selesai dan anggaran terserap.
Yang lebih penting adalah memastikan air benar-benar sampai ke rumah warga—bukan hanya sampai di dokumen laporan proyek.
Sebab bagi warga Labuhan Ruku, air bersih bukan soal proyek, bukan pula soal angka miliaran.
Ini soal kebutuhan paling dasar: air yang seharusnya mengalir kapan saja, tanpa harus menunggu tengah malam.*
(ad)
JAKARTA Asap hitam pekat membubung di depan gerbang utama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) saat aksi peringatan Hari Buruh Internasional 2
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan akan memberikan warning kepada perusahaan yang tidak mematuhi ketentuan Upah Min
PEMERINTAHAN
MEDAN Panitia Pelaksana Pemilihan Raya Mahasiswa (Panpel Pemira) Universitas Sumatera Utara (USU) menetapkan pasangan Angga Al Maaris Hara
PENDIDIKAN
TANJAB TIMUR Di tengah peringatan Hari Buruh Internasional 2026, jajaran Kepolisian Resor Tanjung Jabung Timur menggelar pertemuan santai
NASIONAL
DELI SERDANG Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menggelar peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Gedung Serbaguna, Ja
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Sumatera Utara menjadi momentum perluasan perlindungan jaminan sosial bagi pekerj
PEMERINTAHAN
MEDAN Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara menggelar aksi demonstrasi di depan Ge
PERISTIWA
BANDUNG Rumah milik mantan personel Cherrybelle, Anisa Rahma, di Bandung dilaporkan hangus terbakar pada Kamis, 30 April 2026. Peristiwa t
ENTERTAINMENT
MEDAN Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Kemarahan Buruh dan Rakyat (AKBAR) Sumatera Utara menggelar aksi long march dalam peringat
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengumumkan sejumlah kebijakan baru terkait perlindungan dan kesejahteraan pekerja dalam peringatan Hari
NASIONAL