Menurut keterangan saksi, salah satu korban yang merupakan pemilik warung, Reza, menyebutkan bahwa pengemudi Honda Brio itu adalah seorang wanita dan diduga dalam keadaan mabuk saat mengemudi.
"Dari jauh sudah ngebut, kita tidak tahu pasti, tapi sepertinya dia mabuk. Mobilnya zig-zag, menabrak beberapa kedai," ujarnya, Minggu malam.
Peristiwa kecelakaan tersebut menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi macet total, sementara warung-warung yang beroperasi malam hari di Pasar Kaget porak-poranda setelah dihantam oleh mobil.
Reza, yang sedang berjualan kerang rebus, menceritakan bahwa salah satu pengunjung yang sedang makan di kedainya juga menjadi korban.
"Ada konsumen yang sedang makan, tiba-tiba mobil menabrak dan korban ikut terseret," jelasnya. Beberapa korban yang mengalami luka-luka telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham untuk mendapatkan perawatan medis.
Reza juga mengungkapkan bahwa kerugian akibat insiden ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, meski belum ada perhitungan pasti mengenai jumlah kerugian tersebut.
Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Pengemudi wanita tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian, sementara Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Binjai tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan ini.
Reza berharap agar pelaku dapat dihukum sesuai dengan perbuatannya dan bertanggung jawab atas kerusakan serta luka yang ditimbulkan.
"Harapannya pelaku dihukum dan bertanggung jawab atas perbuatannya," tambahnya.
Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut dan akan memberikan keterangan lebih lanjut setelah pemeriksaan lebih lanjut selesai dilakukan.*
(tm/dh)
Editor
: Adelia Syafitri
Kecelakaan Maut di Binjai: Honda Brio Tabrak Warung, Pengemudi Diduga dalam Kondisi Mabuk