Menurut mereka, jika anggaran MBG dialihkan menjadi bantuan tunai, pemerintah tidak hanya dapat meningkatkan efektivitas manfaat bagi siswa, tetapi juga berpotensi menghemat anggaran negara hingga ratusan triliun rupiah per tahun.
Dana yang dihemat tersebut, lanjut mereka, dapat dialokasikan untuk mendukung programpendidikan gratis yang dinilai lebih berdampak luas bagi masyarakat.
Hingga aksi berakhir, massa meminta pemerintah segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap programMBG agar kebijakan yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, khususnya para pelajar.*