BREAKING NEWS
Sabtu, 02 Mei 2026

Warga Langkat Temukan Ranjau Darat Saat Berladang, Diduga Peninggalan Perang Belanda–Jepang Langsung Dimusnahkan Brimob

Adam - Sabtu, 02 Mei 2026 13:35 WIB
Warga Langkat Temukan Ranjau Darat Saat Berladang, Diduga Peninggalan Perang Belanda–Jepang Langsung Dimusnahkan Brimob
Warga Dusun Melati, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dikejutkan dengan penemuan ranjau darat saat sedang berladang, Jumat (1/5/2026) sore. (Foto: Tangkapan Layar Sosial Media)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LANGKAT – Warga Dusun Melati, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dikejutkan dengan penemuan ranjau darat saat sedang berladang, Jumat (1/5/2026) sore.

Benda berbahaya tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Bustami (55) saat mencangkul lahan untuk menanam palawija di samping rumahnya sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat mencangkul, Bustami merasa alatnya mengenai benda keras di dalam tanah. Setelah diperiksa lebih lanjut, ia menemukan benda logam berkarat yang tertanam sekitar 30 sentimeter di bawah permukaan tanah.

Baca Juga:

Karena khawatir benda tersebut merupakan bahan peledak, Bustami segera melaporkan temuannya kepada kepala desa setempat yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.

Personel Polsek Tanjung Pura bersama tim kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan awal, termasuk pemasangan garis polisi dan sterilisasi area dengan radius sekitar 200 meter.

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo mengatakan pihaknya juga berkoordinasi dengan Polda Sumut dan Tim Jihandak Brimob untuk penanganan lebih lanjut.

"Personel langsung melakukan pengamanan lokasi dan mengimbau masyarakat agar tidak mendekat demi keselamatan," ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Selanjutnya, Tim Jibom Gegana Brimob Polda Sumut melakukan identifikasi dan memastikan benda tersebut merupakan ranjau darat yang diduga peninggalan masa perang Belanda–Jepang.

Setelah dipastikan aman untuk dipindahkan, ranjau tersebut kemudian dibawa ke lokasi khusus untuk dilakukan proses disposal atau pemusnahan sesuai prosedur standar penjinakan bahan peledak.

Proses pemusnahan berjalan aman tanpa menimbulkan korban maupun gangguan di sekitar lokasi.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan benda mencurigakan, terutama yang diduga bahan peledak atau peninggalan perang, dan tidak melakukan tindakan sendiri.*

(tm/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Emas Antam Turun Tipis ke Rp2,796 Juta/Gram, Buyback Ikut Melemah
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp30.000 Jadi Rp2,79 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis ke Rp 2,81 Juta per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
Polresta Deli Serdang Bongkar Jaringan Narkotika Internasional: Anak di Bawah Umur Jadi Kurir, Ribuan Ekstasi dan Sabu 53 Kg Diamankan
Harga Emas Antam 27 April 2026 Kompak Turun, Buyback Juga Ikut Melemah
Dua Pelajar di Langkat Hanyut Saat Mandi di Sungai Bingei, Tim SAR Temukan Keduanya dalam Kondisi Meninggal Dunia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru