BREAKING NEWS
Kamis, 06 Agustus 2026

Pascainsiden KMP Aceh Hebat 2, Pemerintah Aceh Fokus Pemulihan Korban dan Dorong Investigasi Menyeluruh

T.Jamaluddin - Sabtu, 13 Juni 2026 07:27 WIB
Pascainsiden KMP Aceh Hebat 2, Pemerintah Aceh Fokus Pemulihan Korban dan Dorong Investigasi Menyeluruh
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi. (Foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEHPemerintah Aceh menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat, 12 Juni 2026. Pemerintah memastikan penanganan dan pemulihan kondisi para korban menjadi prioritas utama.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan pemerintah daerah terus memantau perkembangan kondisi para korban yang terdampak dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, seluruh instansi terkait telah diminta memberikan pelayanan terbaik agar proses penanganan berjalan maksimal.

"Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan rasa prihatin dan duka atas musibah yang menimpa para taruna Politeknik Pelayaran Malahayati dan kru kapal. Keselamatan serta pemulihan korban menjadi fokus utama saat ini," kata Nurlis dalam keterangannya.

Baca Juga:

Pemerintah Aceh juga telah menginstruksikan satuan kerja terkait untuk berkoordinasi secara intensif dengan rumah sakit, operator kapal, serta instansi pelabuhan. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh korban memperoleh perawatan medis yang memadai hingga kondisi mereka pulih.

Nurlis turut mengapresiasi respons cepat berbagai pihak yang terlibat dalam proses evakuasi dan penanganan pascakejadian. Menurutnya, kerja sama antara Dinas Perhubungan Aceh, PT ASDP Indonesia Ferry, KSOP Malahayati, Kantor Kesehatan Pelabuhan, serta tenaga medis telah membantu mempercepat penanganan korban.

Selain penanganan medis, Pemerintah Aceh menilai penting dilakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut. Hasil penyelidikan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan standar keselamatan transportasi laut di masa mendatang.

"Pemerintah Aceh mendukung penuh proses pemeriksaan yang dilakukan pihak berwenang. Penyebab kejadian harus diketahui secara jelas agar langkah perbaikan dan mitigasi dapat dilakukan secara tepat," ujar Nurlis.

Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung. Pemerintah Aceh berharap seluruh korban dapat segera pulih dan aktivitas pelayanan transportasi laut kembali berjalan normal dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.*

(dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru