BREAKING NEWS
Selasa, 16 Juni 2026

Bundaran HI Jadi Pusat Demo Hari Ini, Ini Isi Tuntutan 11+9 Mahasiswa!

Johan - Senin, 15 Juni 2026 11:58 WIB
Bundaran HI Jadi Pusat Demo Hari Ini, Ini Isi Tuntutan 11+9 Mahasiswa!
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Sejumlah organisasi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Senin (15/6/2026) siang.

Aksi ini dilakukan untuk menyuarakan sejumlah tuntutan kepada pemerintah yang mereka rangkum dalam dokumen bertajuk Tuntutan 11+9.

Baca Juga:
Ketua Umum Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Nasional (FMN), Muhammad Rizaldy, mengatakan massa aksi berasal dari berbagai organisasi lintas kampus dan wilayah.

Mereka akan terlebih dahulu berkumpul di titik kumpul yang telah disepakati sebelum melakukan long march menuju Bundaran HI sekitar pukul 14.00 WIB.

"Hari ini kawan-kawan dari berbagai organisasi dan aliansi akan menggelar aksi. Kami berkumpul di satu titik, lalu bergerak bersama menuju Bundaran HI," kata Rizaldy, Senin.

Aksi ini melibatkan aliansi yang menamakan diri Persatuan Rakyat Indonesia Anti-Imperialis (Perisai).

Sejumlah organisasi yang tergabung di antaranya FMN, GMNI Jakarta Selatan, KBM UT Jakarta, KABMU UNAS, Sentral Perjuangan Pemuda, serta beberapa kelompok GMNI dari wilayah Jakarta Pusat dan Depok.

Menurut Rizaldy, pergerakan massa akan difokuskan dari sisi selatan Bundaran HI, tepatnya kawasan Dukuh Atas, Jalan Jenderal Sudirman.

20 Tuntutan dalam Aksi

Aliansi Perisai membawa total 20 tuntutan yang dibagi dalam dua kategori, yakni 11 tuntutan mendesak dan 9 tuntutan umum.

Isu yang diangkat meliputi ekonomi, ketenagakerjaan, pendidikan, hingga kebijakan pertahanan dan agraria.

11 tuntutan mendesak

1. Hentikan kenaikan harga BBM dan harga bahan pokok rakyat.

2. Segera perbaiki pelemahan nilai tukar rupiah.

3. Hentikan program MBG dan koperasi desa/kelurahan merah putih yang sarat KKN.

Baca Juga:

4. Hentikan gelombang PHK massal yang mengancam kesejahteraan buruh.

5. Cabut UU Polri.

6. Hentikan pembangunan batalion teritorial TNI.

7. Perbaiki defisit APBN dan hentikan pemborosan anggaran pertahanan serta keamanan.

8. Naikkan upah untuk kesejahteraan guru honorer secara layak.

9. Tolak sekolah rakyat, alokasikan dana pendidikan sesuai amanat konstitusi (mandatory spending 20% persen), dan pemerataan akses di daerah 3T.

10. Transparansi BPI Danantara dan buka mekanisme pelaksanaannya secara gamblang kepada publik.

11. Copot menteri keuangan, menko perekonomian, dan menteri ESDM atas kegagalan stabilitas sektornya.

9 tuntutan umum

1. Hentikan penggusuran dan perampasan tanah di perkotaan maupun pedesaan.

2. Hentikan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang rakus tanah.

3. Mendukung penuh rakyat Papua dalam menentukan hak atas tanah dan nasibnya sendiri.

Baca Juga:

4. Hentikan percepatan PTN-BH, kenaikan biaya pendidikan, dan jamin pendidikan yang ilmiah serta demokratis.

5. Naikkan upah buruh berdasarkan kebutuhan hidup layak (KHL).

6. Hentikan segala bentuk kekerasan, intimidasi, dan kriminalisasi terhadap aktivis dan pejuang HAM.

7. Hentikan militerisasi dan tegakkan supremasi sipil.

8. Hentikan kekerasan terhadap kaum perempuan, lawan budaya feodal-patriarkal.

9. Wujudkan industri nasional yang berbasis pada reforma agraria sejati.


Kepolisian memastikan pengamanan aksi akan dilakukan dengan melibatkan ribuan personel gabungan.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menyebut sebanyak 5.955 personel dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran polsek telah disiagakan.

Selain Bundaran HI, sejumlah titik lain seperti kawasan Monas, Gedung DPR RI, dan ruas jalan protokol juga diperkirakan terdampak aksi.

Polisi mengimbau masyarakat untuk menghindari area tersebut guna mengantisipasi kemacetan.

Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.

Pengguna jalan diminta berangkat lebih awal dan memanfaatkan aplikasi navigasi untuk mencari jalur alternatif.

Baca Juga:

Sejumlah ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan antara lain kawasan Jalan Medan Merdeka, MH Thamrin, Kebon Sirih, hingga sekitar DPR/MPR RI.*


(km/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
620 Personel Gabungan Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Sumut, Armoured Water Cannon Disiagakan
Gerindra Tolak Tuntutan Hentikan MBG: Ini Program Mulia
Bunda PAUD Medan Bagikan PMT untuk 1.500 Anak, Cegah Stunting dan Wujudkan Generasi Berkualitas
Pemko Medan Percepat Persiapan Revitalisasi RSUD Pirngadi, Zakiyuddin: Anggaran Turun, Langsung Eksekusi
Cegah Tawuran dan Gangguan Kamtibmas, Kecamatan Tanjung Tiram Gelar Rapat Koordinasi Keamanan di Desa Suka Maju
Mahasiswa Doktor Psikologi UGM Teliti Kehidupan Warga Aceh 20 Tahun Pascatsunami dan Konflik Bersenjata
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru