Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Bupati Aci di mana kau, jangan jadi pengkhianat. Kami minta keadilan. Jangan dulu dilantik Anton Sembiring itu," teriak salah seorang peserta aksi.
Sejumlah peserta demonstrasi juga membentangkan poster dan menyampaikan berbagai tuntutan melalui pengeras suara.
Bahkan, beberapa kali terdengar makian yang ditujukan kepada Bupati Deli Serdang sebagai bentuk kekecewaan atas keputusan pelantikan tersebut.
Sebelum mendatangi Gedung Grha Bhineka Perkasa Jaya, massa diketahui lebih dahulu menyampaikan aspirasi ke kantor DPRD Deli Serdang.
Namun saat tiba di lokasi pelantikan, seluruh rangkaian acara telah selesai dilaksanakan.
Koordinator aksi, Awal Tarigan, mengatakan pihaknya datang untuk mencari keadilan atas dugaan pelanggaran yang menurut mereka terjadi selama proses Pilkades.
"Kami ingin cari keadilan, orang yang benar sudah melanggar aturan Pilkades itu tetap dilantik. Tanggal 1 Juni camat dinonaktifkan, seminggu kemudian bisa dilantik dan dipindahkan menjadi Camat Pantai Labu," ujar Awal.
Ia mengaku kecewa terhadap sikap Pemerintah Kabupaten Deli Serdang yang tetap melantik kepala desa terpilih meski masih terdapat polemik di tengah masyarakat.
"Harapan kami kades itu jangan dulu dilantik. Camat itu jangan dipekerjakan dulu sebelum masalah ini selesai," katanya.
Setelah situasi berangsur kondusif, massa akhirnya membubarkan diri.
Aparat keamanan tetap melakukan pengamanan hingga seluruh peserta aksi meninggalkan lokasi dan aktivitas di sekitar Gedung Grha kembali normal.* (mi/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.