BREAKING NEWS
Sabtu, 27 Juni 2026

Keluarga Novia Ikhlas, Minta Negara Bertanggung Jawab Moral atas Meninggalnya Peserta Latsarmil Kopdes

Adelia Syafitri - Sabtu, 27 Juni 2026 09:15 WIB
Keluarga Novia Ikhlas, Minta Negara Bertanggung Jawab Moral atas Meninggalnya Peserta Latsarmil Kopdes
Novia Rahmadani Sihotang (25), warga Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, saat mengikuti kegiatan Latsarmil program SPPI KDKMP, yang diadakan Kementerian Pertahanan RI di Jakarta. Novia dikabarkan meninggal dunia, pada Selasa (23/6/2026). (Foto: DOK. KEL
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PADANGSIDIMPUANKeluarga Novia Rahmadhani Sihotang (25), peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), mengaku telah mengikhlaskan kepergian almarhumah yang meninggal dunia saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) di Jakarta. Meski demikian, keluarga berharap pemerintah memberikan tanggung jawab moral sekaligus melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan program.

Abang kandung Novia, Heri Sihotang, mengatakan adiknya sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Angkatan Udara dr. Esnawan Antariksa sebelum dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

"Saya menyaksikan langsung adik saya mengembuskan napas terakhir di rumah sakit," ujar Heri, dikutipSabtu (27/6/2026).

Baca Juga:

Menurut Heri, sebelum berangkat mengikuti Latsarmil, kondisi Novia dalam keadaan sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit serius. Bahkan, ia mengaku mengantarkan langsung adiknya ke lokasi pendidikan di Jakarta.

"Adik saya tidak pernah mengeluhkan sakit sebelum berangkat maupun saat tiba di lokasi pendidikan. Setahu kami, kondisinya sehat," katanya.

Meski masih berduka, keluarga menyatakan telah menerima kepergian Novia sebagai takdir. Namun, mereka berharap peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi agar tidak kembali terjadi pada peserta lainnya.

"Kami sudah ikhlas. Tetapi kami berharap ada bentuk tanggung jawab moral dari instansi terkait hingga kepada pemimpin negara," ucap Heri.

Ayah Novia, Syawaluddin Sihotang, mengaku keluarga sangat terkejut saat menerima kabar duka. Menurutnya, putrinya masih sempat berkomunikasi dengan keluarga setelah tiba di Jakarta dan tidak menunjukkan keluhan kesehatan.

Sementara itu, Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, membenarkan meninggalnya Novia saat mengikuti program SPPI KDKMP di Satdik Pusbahasa Kodiklatau Jakarta.

Menurut Rico, Novia mulai mengalami gangguan kesehatan pada Senin (22/6/2026) dan segera mendapatkan penanganan medis sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Udara dr. Esnawan Antariksa.

Kementerian Pertahanan menyatakan berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi kesehatan Novia berkaitan dengan penyakit tuberkulosis (TB). Meski telah menjalani perawatan intensif, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Kemhan juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah serta memastikan akan melakukan evaluasi dan memperkuat pengawasan kesehatan terhadap seluruh peserta program SPPI bersama panitia seleksi nasional dan penyelenggara pendidikan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bertambah Satu, Kini 4 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Gugur Saat Latsarmil
Menkop Dorong Perpres KDKMP, Gandeng KSP demi Sukseskan Program Strategis Presiden
3 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemerintah Pastikan Evaluasi Menyeluruh
Usai 3 Peserta Meninggal, DPR Minta Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dievaluasi Total
Dua Peserta SPPI Tewas Saat Latsarmil, DPR: Calon Manajer Kopdes Merah Putih Bukan Prajurit Militer!
Peserta Latsarmil SPPI Program Kopdes Merah Putih Asal Padangsidimpuan Wafat Saat Pendidikan di Jakarta
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru