BREAKING NEWS
Jumat, 24 Juli 2026

Wali Kota Medan Tinjau Lokasi Ledakan Rumah di Grand Polonia, Proses Evakuasi Korban Masih Berlangsung

Adelia Syafitri - Selasa, 21 Juli 2026 17:48 WIB
Wali Kota Medan Tinjau Lokasi Ledakan Rumah di Grand Polonia, Proses Evakuasi Korban Masih Berlangsung
Keadaan rumah yang hancur akibat ledakan di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan, Selasa (21/7/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung lokasi ledakan yang menghancurkan sebuah rumah di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan, Selasa (21/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Rico didampingi Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak untuk memastikan proses evakuasi korban berjalan maksimal.

Hingga siang hari, tim gabungan masih berupaya mencari korban yang diduga tertimbun reruntuhan bangunan.

Baca Juga:

Sekitar pukul 15.10 WIB, petugas menemukan tanda-tanda keberadaan satu jenazah di lantai dua rumah.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan armada ladder dan truk crane karena kondisi bangunan yang mengalami kerusakan berat.

Rico Waas mengatakan, berdasarkan data sementara terdapat enam orang yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Satu korban meninggal dunia, yakni istri pemilik rumah, telah ditemukan pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Sementara itu, dua korban lainnya masih dalam proses pencarian.

"Fokus pencarian korban, dari data kemarin ada 6 korban. Pertama orangtua pemilik rumah sehat (selamat), anak balita dirawat di RS. Kemudian ada kurir pedagang online. Korban yang ditemukan tadi dini hari adalah istri pemilik rumah (meninggal dunia). Saat ini fokus kami bersama tim gabungan adalah mencari dua korban lainnya," ujar Rico Waas.

Menurut Rico, proses pencarian korban berlangsung cukup sulit karena sebagian besar bangunan runtuh akibat ledakan.

Tim gabungan harus membersihkan puing-puing secara bertahap agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman.

"Kondisi medannya cukup sulit. Bangunan hancur hampir di seluruh bagian sehingga tidak memungkinkan petugas langsung naik ke atas reruntuhan. Karena itu, puing-puing harus disingkirkan secara bertahap agar proses pencarian dapat dilakukan dengan aman," jelasnya.

Ia juga mengajak masyarakat mendoakan agar proses pencarian berjalan lancar dan seluruh korban yang masih tertimbun segera ditemukan.

"Kami memohon doa dari seluruh masyarakat agar korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan," katanya.

Terkait penyebab ledakan, Rico menyebut dugaan awal mengarah pada kebocoran gas.

Namun, ia menegaskan penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian dan pemeriksaan laboratorium forensik.

"Indikasi awal memang mengarah pada kebocoran gas. Namun, kami belum bisa menyimpulkan karena penyebab pastinya masih didalami pihak kepolisian. Nanti akan dijelaskan secara resmi dan mendetail pemicu ya apa, setelah proses penyelidikan selesai agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat," tegasnya.

Rico juga mengatakan persoalan pemulihan rumah-rumah yang terdampak ledakan, termasuk kemungkinan bantuan, asuransi, atau bentuk ganti rugi lainnya, akan dibahas setelah proses evakuasi seluruh korban selesai.

"Untuk itu setelah ini selesai (evakuasi para korban). Nanti akan disampaikan masalahnya," kata Rico.

Menanggapi informasi yang beredar mengenai dugaan kebocoran jaringan gas, Rico menyatakan Pemerintah Kota Medan akan melibatkan pihak Perusahaan Gas Negara (PGN) dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat agar informasi yang disampaikan akurat.

"Saya rasa setelah ini dijelaskan lanjut, tadi indikasi awal ada kebocoran gas. Nanti PGN akan ikut serta," ujarnya.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak mengungkapkan pemilik rumah yang mengalami ledakan berinisial C.

"Pemilik rumah inisial C," kata Jean Calvijn.

Hingga berita ini ditulis, tim gabungan yang terdiri dari personel Polri, Brimob, Basarnas, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta relawan masih terus melakukan pencarian di lokasi kejadian.

Area sekitar rumah juga masih dipasang garis polisi guna mendukung proses olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan perkembangan terbaru di lokasi, dua jenazah telah berhasil dievakuasi dari reruntuhan bangunan. Sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian.* (tm/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Imbas Kelangkaan BBM di Sumut, LBH Betul-Betul Laporkan Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan BPH Migas ke Polda
Tim SAR Temukan Korban Kedua Ledakan Rumah di Komplek Grand Polonia Medan, Satu Orang Masih Dalam Pencarian
Nama Kahiyang Ayu Terseret di Sidang Korupsi MFF Medan, Hakim: Kalian Terlalu Takut Sama Bobby!
Wamenkes dan Wamendagri Tinjau Skrining TBC di Medan, Rico Waas Perkuat Deteksi Dini dengan X-Ray Portable
Bupati Asahan Sambut Kepulangan Satgas Pamtas Yonif 126/KC Usai Bertugas di Papua
Bupati Batu Bara Sambut Kepulangan 450 Prajurit Yonif 126/Kala Cakti Usai Bertugas di Papua
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru