Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Kapolrestabes Medan mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk melakukan investigasi bersama setelah seluruh proses evakuasi korban selesai dilakukan.
"Itu yang sudah saya sampaikan. Pertanyaan yang berulang tentunya. Barusan saya sudah ketemu dengan teman-teman PGN. Setelah evakuasi korban terakhir, kita akan investigasi bersama," ujarnya.
Menurut Jean Calvijn, investigasi lanjutan diperlukan untuk memastikan penyebab pasti ledakan sehingga tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
"Kita akan ke dalam memastikan kembali apa yang menjadi potensial dugaan awal kebocoran gas," katanya.
Sebelumnya, pihak kepolisian menyampaikan dugaan awal bahwa ledakan kemungkinan dipicu oleh kebocoran pipa gas bawah tanah.
Namun, PT PGN melalui Area Head PGN Medan, Agus Kurniawan, memberikan klarifikasi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, pihaknya belum menemukan indikasi adanya kebocoran gas bumi (metana).
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap satu korban yang masih diduga tertimbun reruntuhan terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Polri, Basarnas, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta relawan.
Area sekitar lokasi juga masih dipasang garis polisi untuk mendukung proses penyelidikan.* (mi/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.