BREAKING NEWS
Sabtu, 25 Juli 2026

Speedboat Tenggelam Dihantam Gelombang di Teluk Tomini: 11 WNA dan 1 ABK Selamat Bertahan di Atas Rakit, Nahkoda Masih Hilang

Dharma - Sabtu, 25 Juli 2026 18:05 WIB
Speedboat Tenggelam Dihantam Gelombang di Teluk Tomini: 11 WNA dan 1 ABK Selamat Bertahan di Atas Rakit, Nahkoda Masih Hilang
Sebanyak 11 warga negara asing (WNA) dan satu awak kapal berhasil selamat setelah speedboat yang mereka tumpangi tenggelam akibat dihantam gelombang tinggi di Perairan Teluk Tomini. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

GORONTALO – Sebanyak 11 warga negara asing (WNA) dan satu awak kapal berhasil selamat setelah speedboat yang mereka tumpangi tenggelam akibat dihantam gelombang tinggi di Perairan Teluk Tomini.

Para korban bertahan selama berjam-jam di atas sebuah rakit terapung sebelum akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan.

Sementara itu, nahkoda kapal, Ferdiansyah, hingga kini masih dalam pencarian.

Baca Juga:

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 21.00 WITA.

Speedboat yang membawa 11 WNA dan dua awak kapal berangkat dari Pelabuhan Tojo Una-Una menuju Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Kapal dijadwalkan tiba sekitar pukul 11.00 WITA.

Namun hingga waktu yang ditentukan, speedboat tidak kunjung tiba sehingga pemilik kapal melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas.

Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan operasi pencarian yang melibatkan Basarnas Gorontalo bersama Tim SAR Gabungan.

Setelah melakukan pencarian, tim akhirnya menemukan lokasi kapal pada Sabtu (25/7/2026) sore.

Speedboat diketahui telah patah dan tenggelam setelah diterjang gelombang tinggi di Perairan Teluk Tomini.

"Akibat cuaca buruk, sekitar pukul 21.00 WITA kapal yang ditumpangi 11 WNA dan dua awak kapal itu dihantam gelombang tinggi yang mengakibatkan kapal yang mereka tumpangi patah dan tenggelam," ujar Kepala Basarnas Gorontalo Heriyanto, Sabtu (25/7/2026).

Saat kapal mulai patah, seluruh penumpang berusaha menyelamatkan diri.

Sebanyak 11 WNA bersama satu awak kapal berhasil meraih sebuah rakit yang terapung di tengah laut.

Dengan memanfaatkan rakit tersebut, mereka bertahan di tengah gelombang selama berjam-jam hingga akhirnya ditemukan Tim SAR sekitar pukul 14.00 WITA pada Sabtu siang.

Seluruh korban kemudian dievakuasi ke Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Namun nahkoda kapal, Ferdiansyah, tidak berhasil bergabung dengan rombongan.

Ia diduga terpisah saat proses penyelamatan akibat jarak pandang yang sangat terbatas karena kabut tebal.

"Nahkoda kapal hilang. Dua belas penumpang selamat sudah dievakuasi. Nahkoda tersebut saat kapal yang mereka tumpangi patah dan tenggelam, ia terpisah dengan 12 orang lainnya dikarenakan jarak pandang yang berkabut. Kemudian yang 12 orang ini berhasil meraih salah satu rakit yang berada di tengah laut. Nahkoda kapal sendiri masih dalam pencarian hingga saat ini," kata Heriyanto.

Hingga Sabtu sore, operasi pencarian terhadap Ferdiansyah masih terus dilakukan.

Tim SAR Gabungan mengerahkan personel dari Basarnas Gorontalo, Pos SAR Marisa, KN SAR Bisma, Polairud Marisa, Pos TNI AL Marisa, KN Limboto, hingga Tim Sanctum Una-Una Dive Resort untuk menyisir lokasi terakhir nahkoda dilaporkan terpisah dari para penumpang.

Proses pencarian dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca di Perairan Teluk Tomini yang masih berubah-ubah serta gelombang laut yang cukup tinggi.

Basarnas berharap proses pencarian dapat segera membuahkan hasil sehingga nahkoda yang masih hilang dapat ditemukan.* (bs/ad)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ibu Daffa Bawa Dua Saksi ke Polda Sumut, Berharap Kasus Penembakan Putranya Segera Terungkap
IHSG Menguat Sepekan, Volume Transaksi Bursa Melonjak hingga 67 Persen
Dua WNA Belanda Dicekal Usai Polemik Entourage Run Canggu, Dirjen Imigrasi: Tidak Boleh Ada Negara dalam Negara!
Wabup Asahan Pimpin Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Anak
TP PKK Simalungun Ikuti Bimtek Tingkat Provinsi, Perkuat Kapasitas Pengurus dan Tata Kelola Organisasi
Wamenkes Tinjau Skrining TB di Simalungun, Bupati Tegaskan Komitmen Percepat Eliminasi Tuberkulosis
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru