Roy Suryo Klaim Ijazah Jokowi 99,9% Palsu, Pengacara Jokowi: Itu Cuma Tuduhan Tanpa Bukti
JAKARTA Pengacara Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi), Rivai Kusumanegara, menegaskan ijazah kliennya asli. Rivai menyebut Universitas G
POLITIK
MEDAN – Seorang guru sekolah dasar (SD), Ika Indah Sari (38), kembali mendatangi Markas Polda Sumatera Utara dengan membawa dua orang saksi yang diduga mengetahui peristiwa tewasnya putra sulungnya, Daffa Al-Bukhari (17), yang meninggal dunia akibat luka tembak di bagian mata kiri.
Kedatangan warga Kecamatan Medan Labuhan itu bertujuan memberikan tambahan keterangan kepada penyidik guna membantu mengungkap pelaku di balik kematian anaknya. Kedua saksi yang merupakan rekan korban menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut selama kurang lebih tiga setengah jam.
Ika berharap keterangan dari para saksi dapat menjadi petunjuk penting bagi penyidik untuk mengungkap fakta di balik kematian Daffa serta menangkap pihak yang bertanggung jawab.Baca Juga:
"Saya berharap dari keterangan dua saksi ini kasus anak saya bisa segera terungkap dan pelakunya ditangkap," ujar Ika, Sabtu (25/7/2026).
Sebelumnya, Ika juga telah membuat laporan resmi ke Polda Sumut karena tidak menerima kematian putra sulungnya yang dinilai sangat tragis. Saat itu ia datang didampingi suami dan keluarganya untuk meminta keadilan atas peristiwa yang merenggut nyawa anaknya.
Daffa Al-Bukhari diketahui meninggal dunia pada Sabtu (18/7/2026) dini hari. Korban mengalami luka tembak di mata sebelah kiri serta sejumlah luka di bagian kepala dan tubuh lainnya.
Menurut penuturan Ika, ia mengetahui kabar tersebut setelah beberapa teman anaknya datang ke rumah sekitar pukul 02.00 WIB dan mengabarkan bahwa Daffa mengalami kecelakaan hingga kepalanya terluka. Namun, saat tiba di rumah sakit, korban telah dinyatakan meninggal dunia.
Dari informasi yang diperoleh keluarga, sebelum kejadian Daffa bersama sejumlah rekannya melintas di kawasan terowongan Jalan Tol, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan. Mereka disebut sempat berhenti karena melihat adanya bentrokan yang diduga melibatkan dua kelompok organisasi masyarakat.
Tak lama berselang, terdengar suara tembakan dan Daffa tiba-tiba terjatuh dengan kondisi wajah berlumuran darah. Rekan-rekannya kemudian berupaya mengevakuasi korban ke rumah sakit, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Hingga kini, Polda Sumatera Utara masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penembakan serta memastikan kronologi lengkap peristiwa yang menyebabkan tewasnya pelajar tersebut.* (tm/dh)
JAKARTA Pengacara Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi), Rivai Kusumanegara, menegaskan ijazah kliennya asli. Rivai menyebut Universitas G
POLITIK
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersama Kementerian Haji dan Umrah RI akan mempercepat penelusuran sekitar 160 calon jemaah haji yang
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung pelaksanaan Pesta Sinodal Paroki Padre Pio Helvetia yang dijadwalkan berlangsung
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menjelaskan alasan Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengajukan pencabutan Peraturan Daerah (Pe
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi dan mendukung penyelenggaraan turnamen mini soccer Medan Lawyer FC Cup III Ta
OLAHRAGA
KARO Hasil pemeriksaan laboratorium atas sampel makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga menyebabkan ratusan siswa di Karo keracunan
KESEHATAN
DELI SERDANG Akses lalu lintas warga di Dusun II, Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) lump
PERISTIWA
BANDA ACEH Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi dalam memberantas jaringan peredaran gelap nark
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH UTARA Senyum bahagia terpancar dari wajah Katratunida, seorang guru ngaji di Desa Saweuk, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara
NASIONAL