BREAKING NEWS
Selasa, 08 September 2026

Waspadai Modus Baru Narkoba Lewat Vape, Kapolda Aceh Ajak Kejar Aset Bandar Pakai TPPU

T.Jamaluddin - Selasa, 08 September 2026 21:13 WIB
Waspadai Modus Baru Narkoba Lewat Vape, Kapolda Aceh Ajak Kejar Aset Bandar Pakai TPPU
Waka Polda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo SIK, memusnahkan brang bukti Narkotika disaksikan oleh Forkopimda Aceh. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH - Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika di Aceh. Pengawasan terhadap jalur-jalur rawan juga diminta diperketat, mulai dari pelabuhan, bandar udara, jalur laut, jalur darat hingga jalur tikus.

Hal itu disampaikan Ruddi melalui Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo dalam konferensi pers pemusnahan barang bukti narkotika, Selasa (8/9/2026).

"Kita semua perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan modus operandi baru, termasuk pemanfaatan vape, liquid, dan produk lain yang dapat digunakan sebagai sarana peredaran zat berbahaya atau narkotika. Sehingga, perlu adanya sinergisitas semua pihak untuk melakukan pemberantasannya," kata Ari saat membacakan pesan Kapolda Aceh.

Baca Juga:

Ari mengatakan upaya pemberantasan narkotika tidak cukup hanya mengandalkan penindakan kepolisian. Edukasi, sosialisasi, dan pencegahan penyalahgunaan narkotika perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Upaya tersebut, kata dia, harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, kampus, tempat kerja, gampong hingga komunitas masyarakat.

Dorong Gampong Bebas Narkoba

Polda Aceh juga mendorong penguatan program gampong atau desa bebas narkoba sebagai gerakan bersama berbasis masyarakat. Program tersebut dinilai penting untuk melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Selain pencegahan, penanganan perkara narkotika juga diminta dilakukan secara komprehensif. Salah satunya dengan menelusuri aset dan menerapkan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Kemudian juga dirasa perlu pengembangan penanganan perkara narkotika secara komprehensif, termasuk penelusuran aset dan penerapan tindak pidana pencucian uang, agar jaringan narkotika dapat diputus hingga ke sumber kekuatan ekonominya," tegas Ari.

Ari juga meminta masyarakat tidak takut memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui atau mencurigai adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

Dia mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam upaya pemberantasan narkotika, mulai dari Direktorat Reserse Narkoba, seluruh satuan kerja terkait, Kejaksaan, Pengadilan, BNN, Bea dan Cukai, TNI, pemerintah daerah hingga elemen masyarakat.

"Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus dipelihara dan ditingkatkan. Mari kita jadikan Bumi Serambi Mekkah ini sebagai daerah yang aman, sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika," pungkasnya.* Waka Polda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo SIK, memusnahkan brang bukti Narkotika disaksikan oleh Forkopimda Aceh

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pangdam IM Tegas Pasang Badan Dukung Polda Aceh: Tak Ada Ruang Buat Bandar Narkoba
Dilarutkan Air Panas & Digilas 'Baby Roller'! Puluhan Ribu Ekstasi dan Vape Narkoba di Aceh Dimusnahkan
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Kasus ASABRI-Jiwasraya Disebut Predicate Crime
Untuk Apa Perampasan Aset Tanpa Pembenahan Institusi Penegak Hukum?
Perangi Narkoba, Pemko Tanjungbalai dan BNN Perkuat Program P4GN untuk Cegah Peredaran
Punya Info Kasus Asabri-Jiwasraya, Ferry Boboho Dilindungi LPSK Jadi Saksi Kunci TPPU Eks Jampidsus Febrie
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru