Malaysia Buka Opsi Libatkan Negara-negara Teluk untuk Bantu Penanganan Karhutla Indonesia
JAKARTA Pemerintah Malaysia menyatakan siap membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap lin
INTERNASIONAL
MEDAN - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan menanggung seluruh biaya pengobatan siswa korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Total terdapat 391 siswa yang disebut menjadi korban, termasuk Febiona Purba (16).
Kepala Subbagian Tata Usaha KPPG Medan, Erdianta Sitepu, mengatakan pihaknya masih mendampingi Febiona dan keluarganya dalam menjalani pemeriksaan medis di RSUP H Adam Malik Medan.
Menurut Erdianta, Febiona telah menjalani pemeriksaan bersama dokter spesialis neurologi anak, Yazid Dimyadi. Dari hasil pemeriksaan tersebut, dokter tidak memberikan terapi maupun obat tambahan.Baca Juga:
"Dokter Yazid tadi menyampaikan, tidak dikasih terapi apa-apa karena normal. Tidak dikasih obat juga. Jadi obat yang diterima Febiona dari psikiatri semalam aja," kata Erdianta, Selasa (8/9/2026).
Erdianta mengaku sempat berinteraksi langsung dengan Febiona setelah pemeriksaan. Saat itu, dia menyebut tidak melihat tanda-tanda gangguan ingatan seperti yang sebelumnya diceritakan keluarga.
"Kami tadi diskusi nyambung kok. Terus dia tadi bisa juga perkenalkan diri dengan bahasa Jepang. Dia ingat juga cita-citanya mau kuliah di National University of Singapore. Tahu kok dia sudah juara satu dua kali. Dia ingat semua kok," ujarnya.
BGN Tanggung Biaya Pengobatan dan Transportasi
Erdianta menegaskan seluruh biaya pengobatan yang timbul akibat penanganan korban dugaan keracunan MBG di Karo akan ditanggung BGN.
"Semua kita cover. BGN yang membayar biaya yang timbul akibat pengobatan. Kita tanggung jawab untuk itu termasuk transportasi menuju rumah sakit," katanya.
Selain biaya pengobatan, BGN juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan pendampingan psikologis kepada korban maupun keluarga.
Febiona sebelumnya dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG di SMK Bersama Berastagi pada Kamis (13/8/2026). Menu tersebut disebut berupa nasi dengan lauk ikan tongkol.
Menurut keterangan ibunya, Elvinus Lusiana Sitanggang, Febiona sempat mengalami pusing, gatal-gatal, muntah, hingga tidak sadarkan diri setelah pulang sekolah.
Febiona kemudian beberapa kali menjalani perawatan dan pemeriksaan di sejumlah rumah sakit. Pada Selasa (8/9), dia kembali dibawa ke RSUP H Adam Malik untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
JAKARTA Pemerintah Malaysia menyatakan siap membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap lin
INTERNASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra meminta usulan Ketua Dewan Ekonomi Nasi
NASIONAL
JAKARTA Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal meminta pemerintah Indonesia menyikapi usulan perubahan klasifikasi pasar mod
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menempati posisi teratas dalam survei kinerja menteri Kabinet Merah Putih yang dirilis Indo
NASIONAL
BIREUEN Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen, Aceh, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang di
PENDIDIKAN
MEDAN Seorang perempuan berinisial Debora diamankan polisi setelah diduga terlibat dalam pencurian tas berisi perhiasan, telepon genggam
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memerintahkan Dinas Kesehatan Kota Medan memanggil manajemen RS Bunda Thamrin untuk mengk
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa pengurusan Surat Keterangan Ahli Waris sama sekali tidak dipungut biaya
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama sekaligus melestarikan banguna
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Analis komunikasi politik KedaiKOPI, Hendri Satrio, menilai Presiden Prabowo Subianto belum perlu menyampaikan sikap terbuka ter
POLITIK