Korban Keracunan Nasi Bungkus Hari Santri di Deli Serdang Bertambah Jadi 40 Orang
DELI SERDANG Jumlah santri dan guru yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap nasi bungkus dalam peringatan Hari Santri Nasional
PERISTIWA
MEDAN - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan menanggung seluruh biaya pengobatan siswa korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Total terdapat 391 siswa yang disebut menjadi korban, termasuk Febiona Purba (16).
Kepala Subbagian Tata Usaha KPPG Medan, Erdianta Sitepu, mengatakan pihaknya masih mendampingi Febiona dan keluarganya dalam menjalani pemeriksaan medis di RSUP H Adam Malik Medan.
Menurut Erdianta, Febiona telah menjalani pemeriksaan bersama dokter spesialis neurologi anak, Yazid Dimyadi. Dari hasil pemeriksaan tersebut, dokter tidak memberikan terapi maupun obat tambahan.Baca Juga:
"Dokter Yazid tadi menyampaikan, tidak dikasih terapi apa-apa karena normal. Tidak dikasih obat juga. Jadi obat yang diterima Febiona dari psikiatri semalam aja," kata Erdianta, Selasa (8/9/2026).
Erdianta mengaku sempat berinteraksi langsung dengan Febiona setelah pemeriksaan. Saat itu, dia menyebut tidak melihat tanda-tanda gangguan ingatan seperti yang sebelumnya diceritakan keluarga.
"Kami tadi diskusi nyambung kok. Terus dia tadi bisa juga perkenalkan diri dengan bahasa Jepang. Dia ingat juga cita-citanya mau kuliah di National University of Singapore. Tahu kok dia sudah juara satu dua kali. Dia ingat semua kok," ujarnya.
BGN Tanggung Biaya Pengobatan dan Transportasi
Erdianta menegaskan seluruh biaya pengobatan yang timbul akibat penanganan korban dugaan keracunan MBG di Karo akan ditanggung BGN.
"Semua kita cover. BGN yang membayar biaya yang timbul akibat pengobatan. Kita tanggung jawab untuk itu termasuk transportasi menuju rumah sakit," katanya.
Selain biaya pengobatan, BGN juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan pendampingan psikologis kepada korban maupun keluarga.
Febiona sebelumnya dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG di SMK Bersama Berastagi pada Kamis (13/8/2026). Menu tersebut disebut berupa nasi dengan lauk ikan tongkol.
Menurut keterangan ibunya, Elvinus Lusiana Sitanggang, Febiona sempat mengalami pusing, gatal-gatal, muntah, hingga tidak sadarkan diri setelah pulang sekolah.
Febiona kemudian beberapa kali menjalani perawatan dan pemeriksaan di sejumlah rumah sakit. Pada Selasa (8/9), dia kembali dibawa ke RSUP H Adam Malik untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Keluarga juga sebelumnya menyampaikan bahwa Febiona diduga mengalami penurunan daya ingat. Elvinus mengatakan anaknya sempat tidak mengenali sejumlah kerabat dan teman yang datang menjenguk.
Selain keluhan tersebut, keluarga menyebut Febiona mengalami kesulitan berbicara karena kondisi pada bagian lidah.
Namun, berdasarkan keterangan Erdianta setelah pemeriksaan terbaru, pihak KPPG menyebut Febiona masih dapat berkomunikasi dan mengingat sejumlah informasi mengenai dirinya.
BGN memastikan pendampingan terhadap Febiona dan korban lainnya tetap dilakukan selama proses pengobatan berlangsung.* (k/dh)
DELI SERDANG Jumlah santri dan guru yang diduga mengalami keracunan setelah menyantap nasi bungkus dalam peringatan Hari Santri Nasional
PERISTIWA
MEDAN Teras Pelajar Sumut Berkah menjadi salah satu upaya Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara untuk mengembangkan potensi generasi
PENDIDIKAN
BOGOR Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menanggapi pernyataan Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut polemik ijazah diriny
POLITIK
JAKARTA Enam menteri Kabinet Merah Putih memperoleh persentase di bawah 1 persen dalam survei penilaian kinerja menteri yang dirilis Ind
NASIONAL
LANGKAT Tiga rumah warga di Dusun II, Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ludes terbakar menjela
PERISTIWA
JAKARTA Polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dinilai dapat menjadi salah satu f
POLITIK
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengakui tingginya persoalan penyalahgunaan narkoba di wilayahnya. Ia menyebut Sumu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah Malaysia menyatakan siap membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap lin
INTERNASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra meminta usulan Ketua Dewan Ekonomi Nasi
NASIONAL
JAKARTA Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal meminta pemerintah Indonesia menyikapi usulan perubahan klasifikasi pasar mod
NASIONAL