BREAKING NEWS
Senin, 27 Juli 2026

Kerangka Manusia Ditemukan di Tapteng, Diduga Korban Banjir dan Longsor 2025, Polisi Buka Identifikasi

Dharma - Senin, 27 Juli 2026 18:15 WIB
Kerangka Manusia Ditemukan di Tapteng, Diduga Korban Banjir dan Longsor 2025, Polisi Buka Identifikasi
Kerangka manusia tanpa identitas kembali ditemukan di kawasan bekas bencana banjir dan tanah longsor di Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. (Foto: Dok. Polsek Pandan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI TENGAHKerangka manusia tanpa identitas kembali ditemukan di kawasan bekas bencana banjir dan tanah longsor di Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Temuan tersebut diduga merupakan korban bencana alam yang melanda wilayah itu pada 25 November 2025.

Kerangka manusia itu ditemukan warga pada Minggu (26/7/2026) di area rawa-rawa yang sebelumnya terdampak banjir dan longsor, sekitar 100 meter dari permukiman penduduk.

Kapolsek Pandan Iptu Zul Efendi mengatakan penemuan berawal saat seorang warga bernama Arben Sipahutar (43) berkeliling di sekitar lokasi bekas bencana.

Baca Juga:

"Penemuan berawal saat seorang warga setempat sedang berkeliling di sekitar lokasi rawa-rawa bekas bencana banjir dan tanah longsor yang berjarak sekitar 100 meter dari permukiman warga," ujar Zul, Senin (27/7/2026).

Saat ditemukan, kondisi jasad sudah tertutup tanah dan lumpur dengan posisi telungkup.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepala lingkungan, aparat kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Tengah.

Menerima laporan itu, Tim Inafis Polres Tapanuli Tengah langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan awal menunjukkan jasad sudah tidak utuh dan hanya menyisakan sejumlah tulang-belulang.

"Yang ditemukan hanya berupa tengkorak kepala, tulang lengan kiri, tulang paha kanan dan kiri, tulang punggung, serta tulang pinggul," kata Zul.

Sekitar pukul 20.00 WIB, tim gabungan mengevakuasi kerangka tersebut menggunakan kantong jenazah ke RSUD Pandan untuk menjalani visum et repertum dan proses identifikasi oleh tim dokter forensik.

"Saat ini jasad telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan identifikasi serta visum et repertum," ujarnya.

Polisi menduga kerangka tersebut merupakan salah satu korban banjir dan tanah longsor yang terjadi pada November 2025. Namun, kepastian identitas masih menunggu hasil pemeriksaan forensik.

Polres Tapanuli Tengah mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga saat bencana banjir dan tanah longsor pada 25 November 2025 agar segera menghubungi Polres Tapanuli Tengah atau Polsek Pandan guna membantu proses pencocokan identitas.* (ds/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
BNPB Percepat Penanganan Banjir Tapanuli Tengah, Fokus Perbaikan Tanggul dan Normalisasi Sungai
Tanggul Jebol di Tapteng, 200 KK Terdampak Banjir Usai Hujan Deras
Banjir Bandang Kembali Terjang Tapteng, Hutanabolon Terendam Lagi, Warga Soroti Tanggul yang Jebol
Plh Camat Tukka Dicopot Usai Ditegur Bobby Nasution, Kembali ke BKPSDM Tapteng
Bobby Nasution Ultimatum Camat Tukka: Pembebasan Lahan Harus Kelar dalam Sepekan
Bobby Nasution Marah ke Camat di Tapteng, Ini Penyebabnya: Bantuan Belum Cair hingga Proyek Tanggul Mandek
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru