BREAKING NEWS
Kamis, 20 Agustus 2026

Aksi BEM UI di Sudirman Memanas, Massa Bawa 8 Tuntutan untuk Pemerintah

Administrator - Selasa, 18 Agustus 2026 18:23 WIB
Aksi BEM UI di Sudirman Memanas, Massa Bawa 8 Tuntutan untuk Pemerintah
Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra, terlibat perdebatan dengan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung saat massa aksi berada di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Hafidz mengatakan salah satu tuntutan utama mahasiswa adalah menghentikan apa yang mereka sebut sebagai bentuk penjajahan negara terhadap rakyat.

"Yang pertama adalah hentikan penjajahan negara atas rakyat. Karena kami merasa saat ini, sayangnya, setelah kami dahulu dijajah oleh para penjajah yaitu Belanda, Jepang dan sebagainya, kok kita sekarang merasa masih dijajah oleh pemerintah," kata Hafidz.

Mahasiswa juga mendesak pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).

Selain persoalan ekonomi, mereka mempersoalkan pemusatan kekuasaan dan kebijakan Transfer Keuangan Daerah (TKD).

Massa meminta otonomi daerah diberikan seluas-luasnya.

Hafidz mengklaim terdapat pandangan dari BEM UI bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berpotensi mengarah pada pemusatan kekuasaan.

"Kami merasa, terutama dari BEM UI punya tesis, bahwa saat ini Prabowo itu ingin menjadi Soeharto, tapi dalam arti yang lebih luas lagi," ujarnya.

Tuntutan mahasiswa juga menyasar revisi Undang-Undang TNI dan Polri serta evaluasi terhadap seluruh aparatur sipil negara (ASN).

Mereka meminta pemerintah menghentikan intervensi TNI dan Polri di ruang sipil.

Mahasiswa juga menolak keberadaan batalyon-batalyon yang disebut akan dibangun di sejumlah daerah.

Menurut Hafidz, penguatan militer di daerah bukan menjadi kebutuhan utama masyarakat.

"Yang dibutuhkan negara ini adalah kesejahteraan," katanya.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Anggaran BGN Rp240 Triliun, Tapi Realisasi Belanja Kerap di Bawah Pagu: Ada Apa?
13 Kepala Dinas di Sumut Terseret Perkara Korupsi, Mengapa Terus Berulang?
Perpres Transportasi Online Segera Terbit, Tarif Ojol Orang hingga Kirim Makanan Bakal Diatur
MoU Helsinki Genap 20 Tahun, Ini Sejumlah Janji Perdamaian Aceh yang Belum Terealisasi
Ditangkap Bersama Pasangan Sejenis di Ruang Kerja, Kepala Inspektorat Banda Aceh Dinonaktifkan dan Jadi Tersangka
Relokasi 65 Sekolah Terdampak Bencana Dikebut, Administrasi Lahan Tak Boleh Hambat Pembangunan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru