BREAKING NEWS
Sabtu, 22 Agustus 2026

Belatung Diduga Ditemukan dalam Menu Daging MBG di SMA Bintang Timur Balige, Begini Respons Sekolah

Dharma - Sabtu, 22 Agustus 2026 20:52 WIB
Belatung Diduga Ditemukan dalam Menu Daging MBG di SMA Bintang Timur Balige, Begini Respons Sekolah
Temuan diduga belatung dalam Menu MBG di SMA Bintang Timur Balige (BTB), Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TOBA — Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Bintang Timur Balige (BTB), Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, menjadi perhatian setelah ditemukan daging yang diduga mengandung belatung atau ulat.

Temuan tersebut kemudian beredar di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari warganet.

Sebagian bahkan meminta program MBG di Kabupaten Toba dievaluasi hingga dihentikan.

Baca Juga:

Seorang warga Toba yang enggan disebutkan identitasnya menilai persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Ia mengingatkan adanya kasus dugaan keracunan makanan MBG yang sebelumnya terjadi di daerah tersebut.

"Pada Oktober 2025 telah terjadi keracunan menu MBG di SMP Laguboti sebanyak lebih dari seratus siswa. Saat ini, menu berisi ulat. Apakah pemerintah atau Badan Gizi Nasional (BGN) tidak melakukan evaluasi terhadap setiap dapur? Nyawa anak kami jangan dijadikan mainan!" ujarnya.

Guru SMA Bintang Timur Balige, Manahan Simanjuntak, membenarkan adanya temuan pada makanan MBG yang dibagikan kepada siswa pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Menurut Manahan, informasi yang diterimanya menyebutkan adanya benda yang diduga belatung atau ulat di dalam menu daging.

"Sesuai informasi dari rekan guru, dan kebetulan saya tidak piket, kabarnya ada belatung atau ulat di menu daging pelajar. Temuan ini kabarnya telah ditindaklanjuti oleh pihak sekolah ke dapur penyedia. Untuk kepastiannya, Humas dan Kepala Sekolah yang lebih mengetahui," ujar Manahan, Sabtu (22/8/2026).

Kepala SMA Bintang Timur Balige, Frather Nisen, juga membenarkan adanya laporan mengenai temuan tersebut.

Ia mengatakan menu MBG yang disalurkan dari SPPG Toba Balige, Sangkar Nihuta, dilaporkan mengandung ulat atau belatung setelah sejumlah siswa menemukan kejanggalan pada daging yang disajikan.

Frather mengatakan pihak sekolah sebelumnya selalu mengingatkan siswa untuk memeriksa makanan sebelum dikonsumsi.

"Kita selalu menganjurkan kepada setiap anak didik, sebelum dimakan, menu harus terlebih dahulu diperiksa. Apabila ada yang ganjil atau lainnya terdapat di dalam menu, segera dilaporkan. Ternyata kemarin berisi belatung dan kita langsung melaporkan ke dapur," ucap Frather.

Setelah laporan diterima, pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait.

Humas sekolah bersama pihak Kecamatan Balige dan Dinas Kesehatan Kabupaten Toba melakukan investigasi ke dapur penyedia MBG.

Investigasi tersebut dilakukan untuk mengetahui bagaimana temuan pada makanan tersebut dapat terjadi serta memastikan proses penyediaan makanan memenuhi standar yang ditetapkan.

Menurut Frather, pihak Kecamatan Balige dan Dinas Kesehatan Kabupaten Toba telah memberikan sanksi kepada dapur penyedia terkait kejadian tersebut.

Ia mengatakan, apabila kejadian serupa kembali terjadi, dapur tersebut dapat dikenai sanksi lebih berat hingga penutupan permanen.

"Pihak Kecamatan dan Dinas Kesehatan memberikan sanksi kepada dapur tersebut. Jika melakukan hal tersebut atau peristiwa seperti ini terjadi lagi, maka dapur ditutup permanen. Kita berharap janganlah main-main terhadap generasi, apalagi sampai anak didik keracunan," tutur Nisen.

Frather berharap kejadian tersebut tidak terulang, baik di SMA Bintang Timur Balige maupun sekolah lain yang menerima program MBG.

Temuan daging yang diduga mengandung belatung atau ulat tersebut menjadi perhatian terhadap pentingnya pengawasan kualitas makanan dalam pelaksanaan program MBG.

Pemeriksaan bahan makanan, proses pengolahan, hingga distribusi perlu dilakukan secara ketat untuk memastikan makanan yang diterima siswa aman dikonsumsi.

Catatan: Temuan belatung atau ulat dalam menu MBG tersebut masih berdasarkan laporan pihak sekolah dan informasi yang disampaikan narasumber.

Kepastian mengenai penyebab dan kondisi makanan memerlukan hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.* (mi/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harumkan Nama Sumut, Dua Pelajar Toba Pulang Usai Tuntaskan Tugas Paskibraka Nasional 2026
Pidato Presiden Prabowo di Senayan: dari riuh kritik ke politik hasil
Kapolri: Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla di Kalimantan Sudah Dikantongi
Diduga Kram Saat Berenang, Siswa SMA Tewas Tenggelam di Danau Toba
Sempat Dinyatakan Sembuh, Pelajar Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo Kembali Kejang
Bobby Nasution Akan Berkantor di Sejumlah Daerah Sumut, Ada Tabagsel hingga Kawasan Toba
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
"Sihir Politik" Jokowi

"Sihir Politik" Jokowi

OlehFirdaus ArifinADA politisi yang kekuasaannya berakhir bersamaan dengan berakhirnya jabatan. Begitu kendaraan dinas dikembalikan, pengaw

OPINI