Sering Stres & Depresi Ringan: Studi Ungkap Pentingnya Ruang Terbuka Hijau bagi Kesehatan Mental
MEDAN Kesibukan dan padatnya aktivitas perkotaan dapat membuat seseorang membutuhkan waktu untuk beristirahat sejenak. Salah satu pilihan
KESEHATAN
TOBA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba menghentikan sementara penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Toba Balige Sangkar Nihuta. Penghentian dilakukan selama enam hari, yakni 24-29 Agustus 2026, setelah muncul laporan temuan benda yang diduga belatung atau ulat pada menu MBG di SMA Bintang Timur Balige (BTB).
Asisten I Pemkab Toba sekaligus Ketua Satgas MBG Kabupaten Toba, Eston Sihotang, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pihaknya melakukan supervisi ke SPPG bersama Dinas Kesehatan, Kecamatan Balige dan perwakilan SMA BTB.
"Intinya dalam pertemuan tersebut SPPG terkait harus melakukan pembenahan maksimal. Sejak tanggal 24 hingga 29 Agustus penerima manfaat tidak menerima MBG," kata Eston, Senin (24/8/2026).Baca Juga:
Selama masa penghentian, SPPG diminta melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap proses penyediaan makanan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan menu yang diberikan kepada siswa memenuhi standar keamanan dan kelayakan pangan.
"Setelahnya jangan mengulangi hal serupa dan harus meningkatkan mutu makanan yang disajikan sesuai kelayakan makanan yang dipersyaratkan," ujarnya.
Eston berharap kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh SPPG di Kabupaten Toba agar lebih memperhatikan kualitas dan keamanan makanan yang disalurkan kepada siswa.
Dia juga mengingatkan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, terutama setelah sebelumnya terdapat kasus keracunan menu MBG di SMP Laguboti.
"Terlebih jangan sampai terulang untuk kali kedua keracunan menu MBG di Kabupaten Toba seperti tahun lalu di SMP Laguboti. Kita tidak ingin anak-anak dan orang tua khawatir menyantap menu MBG," katanya.
Sebelumnya, dugaan temuan belatung atau ulat pada menu MBG di SMA BTB menjadi perhatian setelah videonya beredar di media sosial. Benda yang diduga belatung ditemukan pada menu daging yang diterima siswa pada Jumat (21/8/2026).
Guru SMA BTB, Manahan Simanjuntak, membenarkan adanya laporan dari siswa. Pihak sekolah kemudian meneruskan laporan tersebut kepada dapur penyedia MBG.
Kepala SMA BTB Frather Nisen mengatakan sejumlah siswa melaporkan adanya benda yang diduga ulat atau belatung pada makanan. Sekolah kemudian meminta siswa melaporkan apabila menemukan sesuatu yang dianggap tidak normal pada menu.
"Kita selalu anjurkan kepada setiap anak didik, sebelum dimakan menu harus terlebih dahulu diperiksa. Apabila ada yang ganjil segera dilaporkan. Ternyata kemarin berisi belatung dan kita langsung melaporkan ke dapur," ujar Frather.
MEDAN Kesibukan dan padatnya aktivitas perkotaan dapat membuat seseorang membutuhkan waktu untuk beristirahat sejenak. Salah satu pilihan
KESEHATAN
JAKARTA Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menelusuri asalusul Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 19
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah akan mempercepat pembahasan revisi UndangUndang Narkotika dan Psikotropika untuk mengatasi kelebihan kapasitas atau ov
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) belum memberikan arahan baru kepada relawan Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) terkai
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Dusun (Kadus) IV di Kabupaten Langkat, Sugimin, divonis 3 tahun penjara dalam kasus korupsi dana ganti rugi lahan maka
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Polda Aceh menyiapkan 1.820 personel gabungan TNIPolri dan unsur pemerintah daerah untuk mengamankan pelaksanaan Mudzakarah In
NASIONAL
KISARAN Sebanyak 9.273 data keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, mengalami perubah
EKONOMI
JAKARTA Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan akan menindak tegas Letkol Inf Arman yang diduga meny
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 Center 1, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara, diduga mengalami keracunan setelah m
PERISTIWA
TAPTENG Bayi perempuan berusia sekitar 3 bulan ditemukan dalam kondisi hidup di pinggir jalan Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupate
PERISTIWA