BREAKING NEWS
Kamis, 10 September 2026

Hampir 3 Bulan Tak Turun Hujan, Warga Pekan Bada Aceh Besar Mulai Krisis Air Bersih

T.Jamaluddin - Kamis, 10 September 2026 14:35 WIB
Hampir 3 Bulan Tak Turun Hujan, Warga Pekan Bada Aceh Besar Mulai Krisis Air Bersih
Warga mengangkut air bersih menggunakan jerigen dan drum dari luar kawasan Pekan Bada. (Foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH BESAR — Warga di kawasan Pekan Bada, Kabupaten Aceh Besar, mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.

Kondisi itu membuat sejumlah sumur warga mulai mengering.

Sementara pasokan air dari PDAM Tirta Montala juga mengalir secara terbatas sehingga warga harus mencari cara lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga:

Salah seorang warga Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Pekan Bada, Edi, mengatakan wilayah tempat tinggalnya sudah hampir tiga bulan tidak diguyur hujan.

Kalaupun hujan turun, intensitasnya hanya ringan sehingga belum mampu menambah debit air sumur warga.

"Sudah hampir Tiga bulan daerah kami tidak ada hujan, kalau pun ada hanya sebatas hujan ringan tidak bertambah air sumur warga," ujarnya kepada wartawan, Kamis, 10 September 2026, di Pekan Bada.

Menurut Edi, kondisi tersebut membuat warga harus membeli air bersih menggunakan mobil tangki ketika pasokan dari PDAM Tirta Montala tidak lancar.

Ia mengatakan air PDAM biasanya baru mengalir pada tengah malam.

Aliran tersebut pun tidak berlangsung lancar sehingga warga terpaksa begadang untuk mendapatkan air.

"Air PDAM mengalir tengah malam itupun tidak lancar, warga Gampong Lam Lumpu harus begadang untuk mendapatkan air bersih. Itupun dapat paling banyak satu ember atau satu jerigen isi 25 liter."

Keterbatasan air bersih membuat warga mulai khawatir kondisi akan semakin parah apabila kemarau terus berlangsung.

Warga Pekan Bada lainnya, Suriadi, mengatakan masyarakat berpotensi mengalami krisis air bersih jika hujan tidak segera turun.

"jika tidak ada hujan datang kemungkinan Warga Pekan Bada akan krisis air bersih, untuk itu Suriadi meminta pihak yang berwenang untuk mencari solusi kekurangan air bersih ujar nya."

Suriadi berharap pemerintah dan pihak terkait segera mencari solusi untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga selama kemarau.

Kondisi tersebut menjadi perhatian warga karena air merupakan kebutuhan dasar untuk keperluan rumah tangga sehari-hari.

Warga berharap distribusi air bersih dapat ditingkatkan sehingga masyarakat tidak harus membeli air atau menunggu hingga tengah malam untuk memperoleh pasokan.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Demi Cegah Karhutla, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Leuser Ditutup
Air Bersih Terbuang Percuma ke Sungai Denai, PMPHI Sindir Lambannya Penanganan PDAM Tirtanadi
Kemarau Melanda, Ratusan Prajurit TNI dan ASN di Lhokseumawe Gelar Shalat Istisqa
Musim Kemarau Panjang? Ini Niat dan Tata Cara Salat Istisqa untuk Memohon Hujan
Biar Keran Nggak Ikutan 'Seret' PDAM Tirta Sari Binjai Desak Pelanggan Tertib Bayar Air Tepat Waktu
Darurat Kekeringan El Nino Mengamuk, Sebagian Besar Jawa Masuk Kategori Awas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru