Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN - Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara mempertanyakan dugaan kebocoran air bersih dari jaringan pipa PDAM Tirtanadi Medan yang mengalir ke Sungai Denai.
Sorotan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang telah dilayangkan kepada PDAM Tirtanadi Medan. Surat itu ditandatangani Koordinator Wilayah PMPHI Sumut, Drs Gandi Parapat.
"Suratnya sudah saya kirimkan," kata Gandi Parapat, Rabu (2/9/2026).
Baca Juga:
Gandi mengatakan pihaknya menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya air bersih yang diduga berasal dari kebocoran jaringan pipa PDAM dan terbuang ke aliran sungai.
Setelah menerima laporan tersebut, Gandi mengaku datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi yang disampaikan warga.
Berdasarkan keterangan masyarakat sekitar, kebocoran air bersih tersebut disebut telah berlangsung cukup lama. Warga juga diklaim telah menyampaikan persoalan itu kepada pihak PDAM Tirtanadi Medan.
Namun, menurut Gandi, hingga kini belum terlihat adanya tindakan penanganan terhadap dugaan kebocoran tersebut.
Karena itu, PMPHI Sumut meminta PDAM Tirtanadi memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut dan segera melakukan pengecekan serta penanganan apabila kebocoran memang berasal dari jaringan perusahaan.
"Saya berharap, PDAM memberi perhatian atas kasus tersebut. Air bersih kok dibuang-buang. Padahal, banyak warga yang butuh air bersih," ujar Gandi.
PMPHI menilai persoalan tersebut perlu ditindaklanjuti karena air bersih merupakan kebutuhan masyarakat. Kepastian mengenai sumber kebocoran dan langkah penanganannya kini menjadi perhatian yang ditujukan kepada PDAM Tirtanadi Medan.* (dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.