BREAKING NEWS
Jumat, 18 September 2026

Usai Konsumsi MBG, 38 Siswa dari 4 SD di Galang Alami Sakit Perut dan Muntah

Administrator - Jumat, 18 September 2026 21:01 WIB
Usai Konsumsi MBG, 38 Siswa dari 4 SD di Galang Alami Sakit Perut dan Muntah
Puluhan siswa SD di Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, dibawa ke Puskesmas Galang usai mengalami sakit perut dan sebagian muntah-muntah setelah mengonsumsi menu MBG. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELISERDANG — Kasus dugaan keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi.

Kali ini, puluhan siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, mengalami sakit perut dan sebagian muntah-muntah setelah mengonsumsi menu MBG.

Para siswa yang mengalami keluhan kemudian dibawa ke Puskesmas Galang untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga:

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya 38 siswa dari empat sekolah dilaporkan mengalami keluhan kesehatan.

Mereka berasal dari SDN 101976 Desa Bandar Kuala sebanyak 7 orang, SDN 106197 Desa Paku sebanyak 13 orang, SDN 101961 Desa Timbang Deli sebanyak 17 orang, dan SDN 107827 Desa Titi Besi sebanyak 1 orang.

Kepala Dinas Pendidikan Deliserdang A Syukri Fitrian mengatakan para siswa yang mengalami keluhan sudah mendapatkan penanganan medis.

"Sudah ditangani dan sudah ada juga yang pulang," ujar Kadis Pendidikan Deliserdang, A Syukri Fitrian.

Namun, Syukri belum dapat memastikan jumlah siswa yang sebenarnya mengalami dugaan keracunan.

Ia mengatakan seluruh siswa yang sakit telah mendapatkan penanganan di Puskesmas Galang.

Sebagian siswa disebut sudah diperbolehkan pulang, sementara beberapa lainnya masih menjalani perawatan.

Keluhan yang dialami siswa antara lain sakit perut dan muntah-muntah.

Informasi awal menyebutkan keluhan muncul setelah siswa mengonsumsi susu kotak yang menjadi bagian dari menu MBG.

Setelah kejadian tersebut, Dinas Kesehatan Deliserdang langsung mengamankan sampel makanan yang dikonsumsi para siswa.

Sampel tersebut selanjutnya akan dikirim ke laboratorium untuk mengetahui penyebab munculnya keluhan kesehatan pada para siswa.

Kepala Dinas Kesehatan Deliserdang Tetti Keliat mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah keluhan para siswa disebabkan oleh menu MBG yang dikonsumsi.

"Kita sudah ambil sampelnya biar dibawa ke Lab. Kita belum bisa memastikan ini, tunggu hasil labnya lah," ujar Tetti, Jumat (18/9/2026).

Tetti mengatakan sebanyak 25 siswa sempat dibawa oleh pihak sekolah ke Puskesmas Galang untuk mendapatkan perawatan.

Menurut dia, sebagian besar siswa telah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik.

Hingga Jumat, 18 September 2026, masih terdapat tiga siswa yang menjalani perawatan di Puskesmas Galang.

"Dari 25 orang yang dibawa ke Puskesmas terakhir tinggal 3 anak saja yang masih dirawat. Semua kan kondisinya nggak sama makanya ada yang bisa pulang," kata Tetti.

Informasi mengenai dugaan keracunan tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah.

Kasus ini menjadi perhatian karena terjadi di beberapa sekolah dalam satu wilayah.

Namun, penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami para siswa belum diketahui.

Dinas Kesehatan Deliserdang masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel menu MBG yang telah diamankan.

Jumlah siswa yang dilaporkan mengalami keluhan juga masih perlu dipastikan.

Data awal menyebutkan sedikitnya 38 siswa dari empat sekolah terdampak, sementara Dinas Kesehatan menyebut 25 siswa sempat dibawa ke Puskesmas Galang.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti dari dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mana menu MBG yang dikonsumsi para siswa tersebut berasal.

Pemeriksaan sampel makanan menjadi salah satu langkah untuk mengetahui penyebab kejadian dan memastikan apakah keluhan kesehatan para siswa berkaitan dengan makanan yang mereka konsumsi.* (tm/ad)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Inspektorat Tegaskan Istri Bupati Deliserdang Tak Terlibat dalam Penyimpangan Pengadaan Jilbab Rp525 Juta
Ketua DPRD Karo Datangi BGN di Jakarta, Tuntut Kompensasi untuk Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG
Lagi, Siswi Karo Dilarikan ke RSU Haji Medan Diduga Keracunan MBG, Jadi Pasien Ketiga
Bukan Lagi Pukul Rata Rp 6 Juta, BGN Rombak Formula Insentif Dapur Makan Bergizi Gratis
Beli Kualitas A, Datang Kualitas D: Kepala BGN Bongkar Biang Kerok Gangguan Kesehatan MBG
Sapu Bersih 'Hanky-Panky' & Kickback MBG BGN Haramkan Beras SPHP dan MinyaKita
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru