BREAKING NEWS
Sabtu, 19 September 2026

19 Daerah di Sumut Terdampak Asap Karhutla, Dinkes Minta Warga Gunakan Masker

Adelia Syafitri - Sabtu, 19 September 2026 16:30 WIB
19 Daerah di Sumut Terdampak Asap Karhutla, Dinkes Minta Warga Gunakan Masker
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mendeteksi sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari sejumlah wilayah di Sumatera dan Kalimantan.

Sebaran asap tersebut terdeteksi di 19 kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut).

Kondisi ini membuat Dinas Kesehatan Sumut mengimbau masyarakat, terutama yang berada di daerah terdampak, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga:

Ke-19 daerah yang terdeteksi terdampak sebaran asap karhutla tersebut yakni Serdang Bedagai, Simalungun, Batu Bara, Asahan, Toba, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Samosir, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Mandailing Natal, Kota Tebing Tinggi, Tanjungbalai, Sibolga, dan Padangsidimpuan.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut Muhammad Faisal Hasrimy melalui Sekretaris Dinkes Sumut Hamid Rijal mengatakan masyarakat perlu menggunakan alat pelindung diri untuk mengurangi paparan asap karhutla.

"Kami menyarankan masyarakat Sumut memakai alat pelindung diri. Yang paling sederhana adalah masker, khususnya untuk daerah-daerah yang terdampak karhutla," ujarnya, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Hamid, penggunaan alat pelindung diri dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Selain masker, masyarakat dapat menggunakan perlengkapan lain seperti sarung tangan, sepatu boots, maupun helm apabila situasi membutuhkan.

Hamid mengatakan masker menjadi perlindungan paling sederhana yang dapat dilakukan masyarakat ketika berada di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla.

"Kami menyarankan masker digunakan saat berada di luar gedung, seperti di luar rumah, di luar kantor, dan seterusnya. Jadi, kami menyarankan menggunakan masker atau alat pelindung diri," ucapnya.

Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar ruangan.

Penggunaan masker diharapkan dapat membantu mengurangi paparan asap yang terhirup selama beraktivitas.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dua Hari Hilang Saat Cari Pakan Ternak, Pria Medan Marelan Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Bagan Deli
Dituntut 11 Tahun dalam Kasus Smartboard Rp29,5 Miliar, Eks Kadisdik Langkat Hadapi Vonis Senin
Laga Perdana di Stadion Utama Sumut, PSMS Medan Siap Tempur Hadapi Persiku Kudus
Bedah Rumah hingga Hunian Pascabencana, Ini 8 Program PKP untuk Sumut pada 2026
Kabut Asap Kiriman Mereda, Kualitas Udara Sumut Membaik dan Deli Tua Paling Segar
Razia Skala Besar Rutan Medan: Pasukan Gabungan Sita 4 HP, 500 WBP Bersih Narkoba
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru