BREAKING NEWS
Senin, 28 September 2026

Banjir Rendam 7 Kecamatan di Tapteng Hingga Setinggi Dada, Perahu Karet Dikerahkan Evakuasi Warga

Nurul - Senin, 28 September 2026 11:59 WIB
Banjir Rendam 7 Kecamatan di Tapteng Hingga Setinggi Dada, Perahu Karet Dikerahkan Evakuasi Warga
Banjir berulang kembali melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (26/9/2026) hingga Minggu (27/9/2026) dini hari. Banjir sedikitnya merendam pemukiman warga dan jalan raya, di tujuh kecamatan yang ada di Tapteng.(Foto: DOK. PEMKAB TAPANULI TENGAH)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPTENG- Banjir kembali melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (26/9/2026). Sedikitnya tujuh kecamatan terdampak banjir yang merendam permukiman warga hingga badan jalan.

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu mengatakan banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama unsur kecamatan dan kelurahan langsung melakukan penanganan di lokasi terdampak.

"Diketahui hujan dengan intensitas yang tinggi sejak Sabtu (26/9/2026) menggenangi permukiman warga di tujuh kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah," kata Masinton dalam keterangan resmi, Senin (28/9/2026).

Baca Juga:

Tujuh kecamatan yang terdampak yakni Tukka, Badiri, Sarudik, Pinangsori, Kolang, Tapian Nauli dan Pandan.

Di Kecamatan Tukka, banjir merendam sejumlah lingkungan di Kelurahan Bonalumban dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa. BPBD mengerahkan perahu karet untuk mengevakuasi warga ke lokasi yang lebih aman.

Banjir juga merendam Lingkungan II/Sigotom, Kelurahan Tukka. Ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa hingga membuat akses jalan lintas lumpuh.

Sementara di Kelurahan Hutanabolon, banjir merendam Lingkungan I dan IV akibat luapan sungai. Kondisi tersebut disebut terjadi karena belum adanya normalisasi dan pengerukan.

Di Kecamatan Badiri, banjir merendam permukiman warga dan badan jalan akibat luapan Sungai Aek Lopian. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa dan menyebabkan arus lalu lintas di jalan lintas Padangsidimpuan-Sibolga terganggu.

Banjir di Kecamatan Sarudik merendam Kelurahan Pasir Bidang dengan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa. Selain permukiman, air juga menggenangi jalan lintas sehingga kendaraan kesulitan melintas.

Sejumlah permukiman di Kelurahan Pondok Batu juga ikut terdampak banjir.

Di Kecamatan Pinangsori, banjir merendam Dusun I, Desa Parjalihotan. Air masuk ke permukiman dan sejumlah rumah warga.

Sementara di Kecamatan Kolang, banjir dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa merendam permukiman di Kelurahan Kolang Nauli. Sebagian warga memilih mengungsi saat banjir terjadi.

Di Kecamatan Tapian Nauli, luapan Sungai Mela merendam permukiman warga di Desa Mela I dan Desa Mela II.

Adapun di Kecamatan Pandan, banjir merendam permukiman warga di Kelurahan Pasar Baru. Genangan juga menutup akses ruas jalan raya sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

Masinton mengatakan BPBD bersama Search and Rescue Community (SRC) bergerak ke sejumlah lokasi untuk memantau kondisi serta mengevakuasi warga yang terdampak.

"Tim BPBD dan SRC turun langsung ke titik-titik lokasi banjir untuk menyisir kawasan terdampak dan mengevakuasi warga," ujarnya.

Pemkab Tapteng juga mendirikan sejumlah posko siaga, salah satunya di Kecamatan Badiri. Petugas turut membantu pengendara yang melintas di jalan raya yang terendam banjir.

Di Kecamatan Sarudik, petugas melakukan pemantauan dan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan bantuan.

Hingga Minggu (27/9/2026) dini hari, banjir di sejumlah lokasi dilaporkan mulai surut. Debit air di Kelurahan Bonalumban, Kelurahan Tukka atau Sigotom, serta Kelurahan Hutanabolon di Kecamatan Tukka berangsur menurun.

Di Kecamatan Badiri, kondisi arus lalu lintas juga disebut telah tertangani.

Meski banjir mulai surut, Masinton meminta seluruh jajaran tetap siaga, terutama di wilayah yang masih rawan terdampak banjir.

"Saya sudah instruksikan kepada semua jajaran agar terus waspada dan siaga dengan kondisi banjir yang masih terus terjadi. Tetap bersiaga penuh di lokasi-lokasi rawan hingga situasi dipastikan benar-benar aman bagi masyarakat," katanya.* (km/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sumut Dihantam Cuaca Ekstrem! Puting Beliung Sapu 9 Rumah di Taput, Banjir Rendam Samosir dan Deli Serdang
Hujan Deras Terjang Tapteng Hingga 7 Kecamatan Meluap, BPBD Baku Hantam Evakuasi Warga
Sungai Sibuluan Meluap Terjang Tapteng, Warga Huta Nabolon Terpaksa Mengungsi dalam Gelap
Tiga Pejabat Pemko Medan Raih Peserta Teristimewa PKN Tingkat II 2026, Ini Inovasi yang Diusung
Tertimbun Lumpur di Kompleks Kantor Bupati, Jasad Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan
Banjir Bandang Kembali Terjang Aceh Tenggara, 3 Desa Terdampak dan Jalan Nasional Lumpuh
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru