KPU Tanggapi Putusan MK soal Dokumen Pendidikan Gibran
JAKARTA Komisi Pemilihan Umum (KPU) menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyinggung persoalan dokumen pendidikan Wakil Pres
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN — Sejumlah wilayah di Sumatera Utara kembali diguncang gempa bumi.
Gempa tercatat terjadi di Nias Utara, Nias Barat, dan Padangsidimpuan dalam waktu yang berbeda pada 6-7 Oktober 2026.
Data gempa tersebut diperoleh dari Pusat Gempa Regional (PGR) 1 Medan.Baca Juga:
Gempa di Nias Utara terjadi pada Rabu pagi, 7 Oktober 2026, sedangkan gempa di Nias Barat dan Padangsidimpuan terjadi pada Selasa malam, 6 Oktober 2026.
Gempa Nias Utara
Gempa bumi di Nias Utara terjadi pada Rabu, 7 Oktober 2026, sekitar pukul 07.42 WIB.
Berdasarkan data PGR 1 Medan, gempa tersebut memiliki kekuatan 2,6 magnitudo.
Episenternya berada pada koordinat 1.83 LU - 97.11 BT atau sekitar 52 kilometer barat laut Nias Utara.
Pusat gempa berada pada kedalaman 5 kilometer.
Gempa Nias Barat
Sehari sebelumnya, gempa juga mengguncang wilayah Nias Barat pada Selasa, 6 Oktober 2026, sekitar pukul 22.34 WIB.
Gempa tersebut memiliki kekuatan 2,2 magnitudo. Episenter gempa berada pada koordinat 0.86 LU - 97.24 BT atau sekitar 27 kilometer barat daya Nias Barat.
Pusat gempa berada pada kedalaman 26 kilometer.
Padangsidimpuan Diguncang Gempa 4,1 Magnitudo
Selain Nias Utara dan Nias Barat, gempa juga terdeteksi di wilayah Padangsidimpuan pada 6 Oktober 2026.
Gempa terjadi sekitar pukul 21.01 WIB dengan kekuatan 4,1 magnitudo.
Episenter gempa berada pada koordinat 0.74 LU - 98.75 BT atau sekitar 91 kilometer barat daya Padangsidimpuan.
Pusat gempa berada pada kedalaman 31 kilometer.
Dari tiga kejadian tersebut, gempa Padangsidimpuan tercatat memiliki kekuatan paling besar, yakni 4,1 magnitudo.
Belum Ada Laporan Kerusakan
Hingga informasi tersebut disampaikan, belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempa di Nias Utara, Nias Barat maupun Padangsidimpuan.
PGR 1 Medan sebelumnya menjelaskan bahwa Sumatera Utara merupakan salah satu wilayah yang aktif secara tektonik.
Kondisi tersebut membuat sejumlah daerah di provinsi ini relatif sering mengalami gempa bumi.
Aktivitas gempa di Sumatera Utara tidak berasal dari satu sumber.
Wilayah ini dipengaruhi oleh kombinasi zona subduksi, Sesar Besar Sumatera, serta aktivitas tektonik di dalam lempeng.
Masyarakat di wilayah yang merasakan gempa diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari lembaga berwenang, terutama jika terjadi gempa susulan atau muncul peringatan terkait potensi bahaya lainnya.* (tm/ad)
JAKARTA Komisi Pemilihan Umum (KPU) menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyinggung persoalan dokumen pendidikan Wakil Pres
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Euforia menyelimuti masyarakat Indonesia setelah Tim Nasional Indonesia berhasil meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Di balik
OLAHRAGA
JAKARTA Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyarankan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mundur dari jabatannya setelah Ma
POLITIK
MEDAN Tiga mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Sumatera Utara yang sebelumnya diperiksa Kejaksaan Agung terkait dugaan pungutan l
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sejumlah wilayah di Sumatera Utara kembali diguncang gempa bumi. Gempa tercatat terjadi di Nias Utara, Nias Barat, dan Padangsidim
PERISTIWA
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan gugatan sengketa syarat pendidikan pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sejumlah wilayah di Kota Medan dan sekitarnya akan terdampak pemeliharaan jaringan listrik PLN pada Rabu, 7 Oktober 2026.Pemelihar
PERISTIWA
DELI SERDANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyambut kedatangan Kapolda Sumut yang baru, Irjen Pol Sonny Irawan,
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas akan menerima penabalan marga dari keluarga besar masyarakat Karo. Bagi Rico, pemberian m
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut baik program Jaksa Sahabat Pendidik. Program tersebut dinilai menjadi langkah p
PEMERINTAHAN