NCBI: Cabut Tanda Kehormatan Dadan Hindayana
MEDAN Ketua/Pendiri Nation and Character Building Institute (NCBI) Juliaman Saragih meminta Presiden Prabowo segera mencabut Bintang Mahap
NASIONAL
NIAS – BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang tinggi di beberapa wilayah Pulau Sumatera. Peringatan ini berlaku hingga 31 Agustus 2024 pukul 07.00 WIB, dan diharapkan masyarakat serta pelaku pelayaran dapat memperhatikan informasi ini dengan seksama.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Sugiyono, menyampaikan bahwa kecepatan angin tertinggi saat ini terpantau di Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai-Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, dan Perairan selatan Banten. “Kecepatan angin tertinggi terpantau di daerah-daerah tersebut, dengan potensi tinggi gelombang mencapai 1,25 meter hingga 2,5 meter di beberapa perairan,” ujarnya dalam keterangan resminya pada Jumat (30/8/2024).
Menurut data BMKG, beberapa wilayah yang diperkirakan akan mengalami gelombang tinggi mencakup perairan utara Pulau Sabang, perairan barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai, serta Samudra Hindia Barat Aceh hingga Kepulauan Nias. Gelombang tinggi ini berpotensi menimbulkan risiko signifikan terhadap keselamatan pelayaran.
BMKG mengingatkan bahwa gelombang tinggi ini dapat berdampak pada berbagai jenis kapal dan perahu. “Penting untuk memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi jenis-jenis kapal seperti Perahu Nelayan, Kapal Tongkang, Kapal Ferry, dan Kapal Ukuran Besar,” tambah Sugiyono.
Berikut rincian risiko yang perlu diperhatikan:
Perahu Nelayan: Risiko tinggi jika kecepatan angin melebihi 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter. Kapal Tongkang: Risiko tinggi jika kecepatan angin melebihi 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter. Kapal Ferry: Risiko tinggi jika kecepatan angin melebihi 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. Kapal Ukuran Besar (Kapal Kargo/Kapal Pesiar): Risiko tinggi jika kecepatan angin melebihi 12 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.BMKG juga mengimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpotensi mengalami gelombang tinggi untuk tetap waspada dan mematuhi rekomendasi dari pihak berwenang. “Dimohon kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang serta mengikuti petunjuk keselamatan yang ada,” tutup Sugiyono.
Peringatan ini bertujuan untuk mengantisipasi dampak yang mungkin timbul dari kondisi cuaca ekstrem, dan memastikan keselamatan masyarakat serta pelaku pelayaran di wilayah tersebut.
(K/09)
MEDAN Ketua/Pendiri Nation and Character Building Institute (NCBI) Juliaman Saragih meminta Presiden Prabowo segera mencabut Bintang Mahap
NASIONAL
JAKARTA Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 turun menjadi US 144,9 miliar, dari posisi bu
EKONOMI
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa skema bagi hasil atau gross split hanya berlaku
EKONOMI
MEDAN Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan merilis jadwal terbaru layanan SIM Keliling di Kota Medan untuk periode 8 hingga
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Kepresidenan, J
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang terjadi belak
EKONOMI
BINJAI Pemerintah Kota Binjai mendukung penuh pelaksanaan Pesta Budaya Karo Mbure Ate Tedeh Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Merdek
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan menyusul g
NASIONAL
JAKARTA Timnas Vietnam U19 kini berada dalam situasi genting untuk memastikan langkah ke semifinal Piala AFF U19 2026 setelah kalah 1
OLAHRAGA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mendukung kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang melakukan refocusing atau penata
NASIONAL