Eks TNI Jadi Bandar S* di Medan, Ditangkap Polisi di Kontrakan
MEDAN Satresnarkoba Polrestabes Medan menangkap seorang pria berinisial HB (59), seorang eks anggota TNI yang diduga kembali terlibat da
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT -Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) bersama WALHI, BPSKL Wilayah II, Dirjen Gakkum, serta warga Desa Kwala Serapuh melakukan aksi tegas terhadap perambahan hutan, Selasa (17/6/2025). Sebanyak 2.000 batang sawit liar berhasil dieksekusi dari lahan yang dikelola sah oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Nipah.
Aksi ini menyasar perambahan seluas 60 hektare di dalam kawasan hutan sosial yang sah dikelola masyarakat melalui skema Hutan Kemasyarakatan (HKm).
"Hutan ini dirambah oleh yang mengaku berinisial J, seluas lebih kurang 60 hektare," tegas Kepala DLHK Sumut, Yuliani Siregar, yang memimpin langsung eksekusi di lokasi.
DLHK Sumut memastikan bahwa lahan hasil eksekusi akan dikembalikan kepada fungsi ekologisnya. Sebagai bentuk pemulihan, tanaman sawit ilegal akan diganti dengan tanaman produktif ramah lingkungan seperti aren dan kelapa pandan, yang dinilai lebih bermanfaat bagi masyarakat pesisir dan menjaga keseimbangan lingkungan.
Ketua KTH Nipah, Samsir, menyampaikan rasa syukur atas eksekusi yang dilakukan pemerintah. Ia menilai hal ini menjadi simbol dukungan nyata negara terhadap masyarakat adat dan kelompok tani yang selama ini menjaga hutan.
"Harapan kami dari dulu, sekarang terwujud. Ini titik balik perjuangan kami," ujar Samsir.
Hendry Elvin Simamora dari BPSKL Wilayah II menegaskan bahwa keberadaan sawit di kawasan hutan sosial bertentangan dengan regulasi izin dan fungsi ekologis kawasan tersebut. Ia memuji laporan cepat dan ketegasan masyarakat dalam menjaga hak kelola mereka.
Sementara itu, WALHI Sumut, melalui staf advokasinya Maulana Gultom, menyatakan aksi ini sebagai kemenangan moral masyarakat yang berani melawan perusakan lingkungan.
"Ini adalah bukti keberanian dan kekompakan masyarakat adat dalam mempertahankan hak kelola dan fungsi ekologis hutan mereka," ujarnya.
Eksekusi 2.000 batang sawit ini menjadi simbol perlawanan terhadap perambahan liar di kawasan perhutanan sosial di Sumatera Utara, dan diharapkan menjadi peringatan keras bagi para pelaku perusakan hutan.
Pemerintah dan masyarakat berkomitmen menjadikan kawasan tersebut sebagai model pengelolaan hutan lestari berbasis komunitas.*
(id/j006)
MEDAN Satresnarkoba Polrestabes Medan menangkap seorang pria berinisial HB (59), seorang eks anggota TNI yang diduga kembali terlibat da
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menyambut Hari Jadi Kota Medan yang jatuh pada 1 Juli 2026, komunitas olahraga Beyond Sport Profesional akan menggelar kompetisi p
OLAHRAGA
MEDAN Polrestabes Medan mengungkap kasus dugaan industri rumahan (home industry) vape liquid yang mengandung narkotika dan turut menyere
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Penangkapan lima warga negara Indonesia (WNI) oleh Israel dalam misi Global Sumud Flotilla memicu sorotan terhadap efektivitas B
INTERNASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan bahwa defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir April
EKONOMI
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengklaim harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP
EKONOMI
JAKARTA Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani merespons isu pembentukan badan khusus ekspor yang tenga
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah tengah menyiapkan reformasi besar dalam sistem kuota haji nasional menyusul tingginya jumlah calon jemaah dan panjang
NASIONAL
TANJUNG JABUNG TIMUR Kondisi Jalan Lintas Muara SabakJambi di wilayah Kelurahan Parit Culum II, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupate
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta Satuan Tugas (Satgas) Pangan segera turun ke lapangan untuk menjaga stabilitas har
EKONOMI