BELU - Dalam semangat membangun ketahanan pangan nasional dan mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 741/Garuda Nusantara (GN) Pos Asumanu terjun langsung membantu warga memanen padi di Desa Asumanu, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan sosial ini merupakan implementasi langsung dari perintah Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 741/GN, Letkol Inf Sy Ghafur Thalib, yang mendorong seluruh jajaran Satgas untuk turut serta dalam meningkatkan ketahanan pangan lokal dan memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat di wilayah penugasan.
"Kami tidak hanya menjaga perbatasan, tapi juga hadir untuk membantu masyarakat. Ini bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di tapal batas," ujar salah satu anggota Satgas saat ditemui di lokasi panen.
Kegiatan gotong royong panen padi bersama warga ini tak hanya mempermudah pekerjaan para petani, namun juga memberikan motivasi dan dorongan semangat agar mereka tetap tekun dalam mengelola pertanian sebagai salah satu sumber utama penghidupan.
"Kami hadir untuk mendampingi dan memotivasi para petani agar lebih bersemangat. Hasil panen yang baik akan sangat membantu perekonomian keluarga mereka," tambahnya.
Salah satu warga Desa Asumanu yang ikut dibantu panen, Rendy Bia (56 tahun), menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Satgas Pos Asumanu atas bantuan yang diberikan.
"Saya sangat senang dan berterima kasih atas bantuan dari Satgas. Selain memudahkan dan mempercepat pekerjaan kami, kehadiran mereka juga membawa semangat baru bagi kami di desa," ujar Rendy haru.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa keberadaan Satgas Pamtas RI-RDTL di wilayah perbatasan tidak hanya berfungsi sebagai pengamanan wilayah kedaulatan negara, tetapi juga berperan dalam membangun kemanunggalan TNI dan rakyat.
Selain membantu panen, para anggota Satgas juga aktif dalam berbagai program kemasyarakatan lainnya seperti pelayanan kesehatan, penyuluhan pertanian, edukasi kepada anak-anak, hingga kegiatan keagamaan.
"Kita ingin TNI selalu dekat dengan rakyat, karena keamanan negara akan kuat jika didukung oleh rakyat yang sejahtera dan merasa diperhatikan," tegas Dansatgas Letkol Inf Sy Ghafur Thalib dalam arahannya.
Kegiatan serupa rencananya akan terus dilakukan secara berkelanjutan di wilayah-wilayah lain di sepanjang perbatasan RI-RDTL, sebagai bagian dari strategi Satgas dalam mendukung program nasional dan menjadikan TNI sebagai kekuatan yang humanis, profesional, dan dicintai rakyat.*
Editor
: Justin Nova
Satgas Pamtas RI-RDTL Pos Asumanu Bantu Warga Panen Padi di Perbatasan Belu