Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Walaupun bukan kutu hitam, tapi tetap saja itu bukan beras yang segar."
Titiek mengungkapkan bahwa sebagian beras impor tersebut masuk ke gudang sejak Oktober 2024, dan hingga kini belum didistribusikan.
Ia menilai proses penyemprotan insektisida tidak efektif menjangkau seluruh tumpukan beras.
"Kalau semprotannya hanya dari luar, bagian tengah tumpukan itu tidak bisa dijangkau. Jadi tetap ada hama dan kutunya," lanjutnya.
Titiek meminta Mentan segera mengambil langkah konkret terhadap keberadaan beras lama yang kualitasnya menurun, terutama sebelum didistribusikan ke masyarakat.
"Beras yang sudah tidak segar sebaiknya segera dikeluarkan. Jangan sampai bantuan pangan malah menggunakan beras yang kualitasnya buruk," tegasnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas beras, terlebih di tengah hasil panen yang bagus tahun ini.
"Ini menyangkut nama baik pemerintah. Kalau ada panen bagus, beras yang lama jangan dibiarkan menumpuk terlalu lama. Segera dibagikan sebelum semakin rusak," pungkas Titiek.*
(d/a008)
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.