Baru 35 Persen Terdata, Dinsos Medan Ajak Warga Segera Daftar Perlinsos Sebelum 31 Agustus
MEDAN Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan mengimbau masyarakat yang belum terdaftar dalam portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) agar segera
PEMERINTAHAN
SERGAI - Program Optimasi Lahan Sawah (Oplah) dan Brigade Pangan (BP) yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) pada 2024–2025 menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Dari tahap perencanaan, pelaksanaan tanam, hingga panen raya, program berjalan sesuai target dan kini menempatkan Sergai sebagai lumbung pangan utama di Sumatera Utara.
Keberhasilan ini tak lepas dari sinergi antara pemerintah, petani, dan kelompok tani. Ketua Gapoktan Permai Desa Pematang Cermai, Samsul Bahri, menyebut bahwa pencapaian ini menjadi dasar kuat untuk melanjutkan program di tahun berikutnya.
"Bersama pemangku kepentingan, Gapoktan siap melanjutkan program ini di 2025 dengan skala lebih luas dan lebih baik," ujarnya, Jumat (15/8/2025).
Senada, Ketua Gapoktan Keramat Jaya, Desa Pekan Tanjung Bering, Suyatno, mengungkapkan bahwa program Oplah telah mendorong peningkatan intensitas panen dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali setahun.
Surplus Beras, Pengolahan Lebih Murah
Lebih lanjut, Bendahara Gapoktan Martabe Desa Pematang Terang, Juner Sitorus, mengatakan Oplah telah membantu menekan biaya pengolahan lahan dan menjadikan Sergai sebagai daerah pertama di Sumut yang mengalami surplus beras.
"Kami sangat berterima kasih, terutama kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Semoga tahun depan program ini tetap berlanjut," katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh Nasib Sianipar, dari UPKK GP3A Mandiri Desa Tebingtinggi. Menurutnya, peningkatan hasil panen adalah bukti konkret dari keberhasilan program.
Data BPS: Sergai Unggul dari Deli Serdang
Kepala Dinas Pertanian Sergai, Dedy Iskandar, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari perencanaan matang dan kolaborasi semua pihak.
Menurutnya, di tahun 2025 program Oplah akan terus diperluas, baik dari sisi luasan lahan maupun kapasitas petani.
"Program ini tidak hanya meningkatkan hasil pertanian, tapi juga kesejahteraan petani dan menciptakan ketahanan pangan yang lebih kuat," tegas Dedy.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sergai, produksi gabah tahun 2024 mencapai 303.517 ton, atau setara 174.102 ton beras. Angka ini mengungguli Kabupaten Deli Serdang yang hanya mencatat 301.563 ton gabah.
Jika dibandingkan tahun sebelumnya, produksi gabah Sergai meningkat sebesar 1.478 ton dari capaian 302.039 ton pada 2023.*
(at/j006)
MEDAN Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan mengimbau masyarakat yang belum terdaftar dalam portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) agar segera
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen memperkuat perhatian dan dukungan kepada para veteran sebagai bentuk penghormatan atas jas
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mendorong agar program
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Polda Metro Jaya menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus tantangan hafalan AlQur&039an berhadiah minuman beralko
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Ratusan murid dari lima sekolah di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan bergizi gra
PERISTIWA
JAKARTA Ketua DPD RI Sultan B. Najamuddin memastikan tidak akan ada lagi lagu yang dapat memicu anggota DPR maupun DPD berjoget dalam Si
POLITIK
JAKARTA Tim kuasa hukum Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyiapkan sejumlah bukti, saksi, hingga ahli untuk menghadapi sidang
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat beralih dari motor berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik. Menurutnya, penggu
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi kemiskinan yang masih dihadapi sebagian masyarakat Indonesia. Meski hidup dalam kete
NASIONAL