BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

Airlangga: Taman Sains Teknologi Herbal di Sumut Mendukung Riset dan Hilirisasi Industri Nasional

Adelia Syafitri - Sabtu, 20 September 2025 17:49 WIB
Airlangga: Taman Sains Teknologi Herbal di Sumut Mendukung Riset dan Hilirisasi Industri Nasional
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Taman Sains Teknologi Herbal dan Holtikultura, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Jumat (19/9/2025). (foto: bobby nasution/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

HUMBANG HASUNDUTAN – Pemerintah mendorong penuh pengembangan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, agar menjadi pusat riset unggulan dan bagian penting dari rantai industri nasional, khususnya di bidang herbal, hortikultura, dan pangan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, TSTH2 memiliki potensi besar untuk mempercepat inovasi, terutama dalam hal riset genome sequencing dan pengembangan bibit unggul, yang nantinya bisa langsung terkoneksi dengan kebutuhan industri farmasi dan makanan-minuman (mamin).

Baca Juga:
"Saya berharap taman sains herbal ini betul-betul bisa mengembangkan genome sequencing, dan produknya nanti bisa langsung link and match dengan industri," ujar Airlangga dalam keterangannya di Medan, Sabtu (20/9/2025).

Kunjungan ke TSTH2 dilakukan oleh jajaran tinggi pemerintah, termasuk Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, serta Wakil Menteri Pertanian, Wamen PUPR, dan Kepala BMKG.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, yang turut mendampingi kunjungan, menyampaikan bahwa keberadaan taman sains ini diharapkan mampu memberikan dampak konkret bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Melalui kolaborasi ini, kita yakin TSTH2 akan memberikan inovasi dan solusi atas tantangan dan permasalahan pertanian kita," ujar Bobby.

TSTH2 dibangun di atas lahan seluas 500 hektare di kawasan hutan dengan tujuan khusus (KHDTK).

Fasilitas di dalamnya mencakup:

- Rumah kaca dan rumah jaring

Baca Juga:
- Area uji coba tanaman ekstraksi herbal

- Laboratorium pascapanen

- Tempat penyimpanan tanaman obat

- Fasilitas produksi biofertilizer (pupuk hayati)

Menurut Airlangga, taman sains ini bukan hanya mendukung riset akademik, tetapi juga hilirisasi produk untuk industri.

"Kawasan ini dapat mendukung riset dan hilirisasi produk pertanian, khususnya herbal dan hortikultura, sebagai bahan baku industri farmasi dan mamin," jelasnya.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menekankan pentingnya riset genomik dalam mempercepat pencapaian hasil pertanian yang unggul.

Ia menyebut fasilitas yang ada di TSTH2 sudah dilengkapi dengan teknologi terkini, memungkinkan proses genome berlangsung dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga:
"Untuk melakukan genome, kecepatannya itu enggak ada yang lawan. Semua sudah diinstal, prosesnya cepat, kita tidak bermimpi lagi," tegas Luhut.

Pemerintah menargetkan agar TSTH2 menjadi model integrasi antara riset, produksi, dan industri berbasis sumber daya lokal.

Upaya ini juga sejalan dengan strategi hilirisasi nasional dan kemandirian pangan, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan ketergantungan terhadap bahan baku impor.

"Tidak ada hasil pertanian yang baik tanpa teknologi maupun penelitian. Maka, kehadiran TSTH2 menjadi langkah strategis menuju kemandirian dan daya saing nasional," pungkas Airlangga.*

(at/a008)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ulat Ditemukan di Menu MBG SMAN 6 Solo, Sekolah Jokowi Angkat Bicara
Tarif Cukai Rokok Tembus 57 Persen, Purbaya: Firaun Lu! Banyak Banget
Tinjau TSTH2 di Humbahas, Menko Zulhas: Kemandirian Pangan Butuh Riset dan Teknologi
Presiden Prabowo Perintahkan Larangan Impor Etanol dan Singkong, Harga Petani Anjlok hingga 60%
Polda Sumut Salurkan 2.198 Ton Beras Murah, Targetkan Tuntas Akhir 2025
Dirut Bulog Sidak ke Pasar Medan: Pastikan Beras SPHP Tersalur dan Harga Terjangkau
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru