Bupati Aceh Timur Minta Kemenlu Tindak Lanjuti Penahanan 19 Nelayan di Thailand
ACEH TIMUR Sebanyak 19 nelayan asal Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, dilaporkan ditangkap oleh otoritas laut Thailand pada 11 Maret
NASIONAL
JAKARTA - Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membuka ruang dialog terbuka bersama para petani di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Rabu (24/9/2025).
Dialog ini menjadi wadah penyampaian langsung berbagai aspirasi dan keluhan petani dari berbagai daerah.
Baca Juga:Salah satu sorotan utama datang dari petani Desa Sumbon, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, yang melaporkan harga pupuk bersubsidi yang melambung tinggi di lapangan.
Mereka menyebut harga pupuk mencapai lebih dari Rp300.000 per kuintal, jauh melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan, yakni Rp2.250/kg untuk urea dan Rp2.300/kg untuk phonska.
Mendengar laporan tersebut, Mentan Amran merespons tegas dengan langsung menelepon Direktur Supply Chain Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC). Ia juga memerintahkan Direktur Pupuk Kementan untuk menindak tegas para distributor dan pengecer yang terbukti menyelewengkan harga pupuk.
"Sekarang cek. Cabut izinnya mulai hari ini. Itu menyusahkan petani kita," tegas Amran di hadapan para petani.
Selain masalah pupuk, para petani di Kroya juga mengeluhkan kesulitan pengairan lahan. Menanggapi hal itu, Mentan langsung mengoordinasikan langkah percepatan pembangunan infrastruktur irigasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Jawa Barat serta Direktorat Irigasi Pertanian Kementan.
"Ini harus segera diselesaikan. Besok tim Kementan turun dan ketemu petaninya, selesaikan irigasi dan perpompaannya," ujarnya.
Brigade Pangan dan Modernisasi Alsintan
Baca Juga:
Dalam dialog tersebut, petani juga meminta dukungan modernisasi alat mesin pertanian (alsintan). Mentan Amran merespons cepat dengan membentuk Brigade Pangan di Kecamatan Kroya serta menurunkan bantuan alsintan seperti hand tractor.
Tak hanya itu, ia juga menyatakan komitmennya untuk mendukung kelembagaan petani dan mendorong pengelolaan tanah hutan secara lebih produktif.
"Intinya kami adalah pelayan rakyat. Kami akan monitor semua aspirasi Bapak Ibu. Doakan, jika tidak ada cuaca ekstrem, kita bisa swasembada pangan lebih cepat," pungkas Amran.
Langkah cepat dan responsif dari Kementan ini mendapat apresiasi dari para petani yang hadir dalam dialog. Diharapkan, kebijakan dan tindakan yang diambil mampu mendorong ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani.*
(oz/j006)
ACEH TIMUR Sebanyak 19 nelayan asal Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, dilaporkan ditangkap oleh otoritas laut Thailand pada 11 Maret
NASIONAL
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengunjungi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada Sabtu (14/3/2026) untuk member
POLITIK
JAKARTA Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri, bersama Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, mengunjungi Po
NASIONAL
JAKARTA Permintaan maaf yang disampaikan oleh Rismon Sianipar kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan keluarganya pada 12 Maret 2026 men
POLITIK
BALIKPAPAN Menyambut lonjakan konsumsi energi saat mudik Idulfitri 1447 Hijriah, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan resmi memb
EKONOMI
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., menghadiri tausiyah agama da
PEMERINTAHAN
BATU BARA Dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Kapolres
NASIONAL
BATU BARA Sebagai upaya memperkuat peran Dekranasda dalam mendorong perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bat
EKONOMI
BATU BARA Guna mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat, Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP melaksanaka
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara kembali melaksanakan Safari Ramadhan ke11 yang berlangsung di Masjid Jami&039, Desa Simpang
PEMERINTAHAN