BREAKING NEWS
Jumat, 01 Mei 2026

Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras, Anies: Kita Semua Marah!

Adam - Sabtu, 14 Maret 2026 16:58 WIB
Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras, Anies: Kita Semua Marah!
Anies Baswedan dan Novel Baswedan jenguk Andrie Yunus korban penyirman air keras di RSCM (Foto: Kurniawan/detik)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengunjungi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada Sabtu (14/3/2026) untuk memberikan dukungan kepada aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Andrie, yang dikenal sebagai suara kritis terhadap pemerintah, menjadi korban penyerangan dengan air keras oleh orang tak dikenal. Namun, Anies tidak dapat bertemu langsung dengan Andrie karena kondisi yang masih dalam tahap pemulihan.

Dalam kunjungannya, Anies bertemu dengan keluarga Andrie—ayah, ibu, dan adik dari aktivis yang kini tengah menjalani perawatan intensif.

Baca Juga:

"Kami baru bertemu dengan keluarga Andrie, karena kondisi Andrie masih dalam proses recovery. Dia sedang diisolasi dan belum bisa berinteraksi dengan siapa pun," ungkap Anies kepada wartawan.

Anies yang hadir bersama mantan penyidik KPK, Novel Baswedan, menyatakan rasa marah dan prihatin atas insiden tersebut.

Dirinya mengapresiasi keberanian Andrie yang tetap berjuang untuk kemajuan demokrasi meski mempertaruhkan keselamatan dirinya.

"Andrie adalah orang yang selalu menyuarakan tentang kemunduran demokrasi. Ia dan teman-temannya adalah bukti nyata dari keberanian itu," kata Anies.

Penyerangan terhadap Andrie, menurut Anies, telah memicu kemarahan di kalangan masyarakat.

"Kita semua marah. Kejadian ini adalah bentuk kekerasan yang tidak bisa dibiarkan. Kami mendesak agar pihak berwenang segera menangkap pelakunya dan tidak berhenti hanya pada eksekutor, tetapi juga mengungkap pihak-pihak yang memberikan perintah," tegasnya.

Sementara itu, Novel Baswedan, yang turut serta dalam kunjungan tersebut, mengutuk keras tindakan penyiraman air keras yang dialami oleh Andrie.

"Ini adalah kejahatan luar biasa. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung proses hukum agar pelaku dan pemberi perintahnya dapat diadili," ujar Novel.

Anies juga mengimbau agar kemarahan masyarakat dapat disalurkan dengan cara yang terstruktur dan konstruktif. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah mendukung proses penyelidikan dan memastikan bahwa keadilan ditegakkan dengan seadil-adilnya.*

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
dr Piprim Basarah Bantah Tuduhan Mangkir di RS Fatmawati: Bukan Karena Malas
Tak Ada Hubungannya dengan Kolegium Kesehatan, Menkes Budi Buka Suara soal Pemecatan Dokter Piprim: Bolos 28 Hari
Kontroversi Mutasi ASN, Ketua IDAI Sebut Diberhentikan Paksa oleh Kemenkes
Kecelakaan Lalu Lintas Koja: Pemotor Perempuan Tewas Terlindas Truk
Bayi Penderita Sumbing Wajah Asal Lampung Dirujuk ke RSCM Jakarta
Adian Napitupulu Kawal Jenazah Affan di RSCM, Desak Polisi Ungkap Kronologi Secara Terbuka
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru