BREAKING NEWS
Kamis, 18 Juni 2026

Puan Maharani Minta Negara Perkuat Perlindungan Buruh di Momen May Day 2026, Soroti Ancaman PHK dan Sistem Outsourcing

- Jumat, 01 Mei 2026 14:21 WIB
Puan Maharani Minta Negara Perkuat Perlindungan Buruh di Momen May Day 2026, Soroti Ancaman PHK dan Sistem Outsourcing
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Foto: EMedia DPR RI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan negara harus hadir secara nyata dalam memperkuat perlindungan terhadap para pekerja di Indonesia, terutama di momen peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.

Puan mengatakan May Day harus menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh pekerja mendapatkan hak-haknya secara adil, termasuk jaminan perlindungan dari negara di berbagai sektor pekerjaan.

"May Day menjadi momentum untuk memastikan semua pekerja di Indonesia memperoleh hak-haknya, termasuk jaminan perlindungan dari negara," kata Puan dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).

Baca Juga:

Ia menyebut, pada peringatan May Day tahun ini, kelompok buruh membawa sejumlah tuntutan yang mencakup 11 poin aspirasi. Di antaranya penghapusan sistem outsourcing, penolakan upah murah, serta penguatan regulasi ketenagakerjaan.

Selain itu, buruh juga menyoroti potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal akibat dampak konflik global seperti perang Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Mereka juga mendorong adanya perlindungan lebih kuat bagi pekerja transportasi daring, termasuk penurunan potongan tarif aplikasi dari 20 persen menjadi 10 persen.

"Semoga aspirasi yang dibawa teman-teman buruh dapat menjadi pengingat bagi negara, khususnya pemerintah untuk meningkatkan perlindungan bagi pekerja," ujarnya.

Puan menilai isu ketenagakerjaan seperti outsourcing, ancaman PHK, hingga perlindungan pekerja digital harus dipandang sebagai satu kesatuan yang saling berkaitan dalam menjaga stabilitas kesejahteraan masyarakat.

"Yaitu menjaga agar perubahan kebijakan ketenagakerjaan tidak memperbesar ketidakpastian hidup masyarakat, namun justru meningkatkan kesejahteraan bagi pekerja," katanya.

Ia juga menyoroti kekhawatiran akan potensi gelombang PHK di sektor industri nasional yang diperkirakan dapat berdampak pada sekitar 9.000 pekerja dalam waktu dekat.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi sinyal serius yang tidak boleh diabaikan oleh pemerintah dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan ke depan.*

(an/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Akan Bangun Fasilitas Daycare untuk Buruh di Kawasan Industri, Terintegrasi dengan Program Hunian Pekerja
Pimpinan DPR Terima Audiensi Buruh May Day 2026 di Senayan, Ribuan Massa Sampaikan Tuntutan Upah dan PHK
Prabowo di Hadapan Buruh Tanyakan Program MBG Bermanfaat atau Tidak, Massa Kompak Jawab “Bermanfaat” di May Day 2026
Seskab Teddy Harap Kesejahteraan Pekerja Meningkat di Masa Depan, Sampaikan Apresiasi di Hari Buruh 2026
BPJPH Targetkan 10 Ribu Sertifikasi Halal per Hari untuk UMKM, Percepat Akses dan Daya Saing Produk Nasional
Prabowo Resmi Bentuk Satgas PHK dan Kesejahteraan Buruh Lewat Keppres, Janji Negara Hadir Lindungi Pekerja
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru